Ringkasan Informasi:
- BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan mencairkan klaim Rp9,7 miliar sepanjang Januari hingga Mei 2026.
- Sebanyak 1.058 peserta menerima manfaat dari program JHT, JKK, dan JKM.
- Beasiswa senilai Rp205 juta juga disalurkan kepada 43 anak peserta.
- BPJS Maju mendorong perluasan kepesertaan pekerja formal dan informal di Pamekasan.
Pamekasan (Liputanindo.id) – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pamekasan mencatat realisasi pembayaran klaim Jaminan Sosial Tenaga Kerja mencapai Sekeliling Rp9,7 miliar sepanjang Januari hingga 1 Mei 2026.
Biaya tersebut disalurkan kepada 1.058 peserta melalui berbagai program perlindungan seperti Jaminan Hari Uzur (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), serta Jaminan Kematian (JKM), sebagai bentuk pemenuhan hak pekerja dan Ahli waris.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan, Amita Ardhiana, menegaskan bahwa pembayaran klaim menjadi komitmen lembaga dalam memastikan perlindungan sosial pekerja berjalan optimal.
“Pembayaran klaim ini merupakan komitmen kami dalam memastikan hak pekerja terpenuhi secara Segera dan Benar,” ujarnya Ketika Peringatan Hari Buruh di Kantor Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jumat (1/5/2026).
Amita menjelaskan, tingginya realisasi klaim pada awal tahun dipengaruhi oleh berbagai dinamika ketenagakerjaan, termasuk pekerja yang memasuki masa pensiun serta kondisi ekonomi yang berdampak pada Rekanan kerja.
“Terhitung sejak Januari hingga 1 Mei 2026, kami sudah melakukan klaim pencairan sebesar Rp9,7 miliar bagi 1.058 peserta, serta beasiswa kepada 43 anak dengan nilai sebesar Rp205 juta,” ungkapnya.
Selain pembayaran klaim Primer, program beasiswa bagi anak peserta menjadi bagian Krusial dari perlindungan jangka panjang bagi keluarga pekerja.
Secara nasional, pembayaran klaim BPJS Ketenagakerjaan juga mengalami peningkatan seiring meningkatnya kebutuhan jaminan sosial di tengah perubahan kondisi ketenagakerjaan.
Di Daerah Pamekasan, lembaga tersebut Tetap Maju berupaya memperluas cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja informal yang selama ini belum seluruhnya terlindungi.
BPJS Ketenagakerjaan menilai perluasan perlindungan sosial menjadi langkah strategis Buat meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Melalui sosialisasi berkelanjutan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta pelaku usaha, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan semakin banyak pekerja di Madura, khususnya Kabupaten Pamekasan, dapat memperoleh akses jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh. [pin/beq]
