Kelancaran Penerbangan Haji 2026 Terjaga, OTP di Bandara InJourney Letih 96%

Penerbangan haji di Bandara InJourney. Foto: dok InJourney Airports.


Jakarta: PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menyatakan penyelenggaraan penerbangan haji 2026 di bandara kelolaannya berjalan Fasih dengan tingkat ketepatan waktu keberangkatan atau on-time performance (OTP) mencapai Sekeliling 96 persen.

“Penyelenggaraan penerbangan haji di bandara-bandara InJourney Airports secara Lumrah berjalan Fasih dengan tingkat ketepatan waktu keberangkatan atau OTP mencapai Sekeliling 96 persen,” kata Direktur Primer InJourney Airports Mohammad R Pahlevi dalam keterangan di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu, 10 mei 2026.

Dia menyebutkan pada periode 21 April-9 Mei 2026, sebanyak 126.097 jemaah calon haji diberangkatkan ke Tanah Bersih melalui 14 bandara yang dikelola InJourney Airports. Selama periode tersebut, total penerbangan haji yang dilayani mencapai 322 penerbangan.

Dari total penerbangan itu, sebanyak 310 penerbangan Pas waktu, sehingga secara kumulatif OTP penerbangan keberangkatan haji di 14 bandara mencapai 96 persen.

 


(Pemeriksaan paspor dan tiket pada penerbangan haji di Bandara InJourney. Foto: dok InJourney Airports)
 

Pastikan perencanaan dan koordinasi dengan Bagus

Pahlevi mengatakan tingginya OTP tersebut merupakan hasil kolaborasi seluru pemangku kepentingan dalam memastikan kelancaran operasional penerbangan haji.

Menurut dia, seluruh pihak telah melakukan perencanaan dan koordinasi dengan Bagus, mulai dari proses di asrama haji, perjalanan menuju bandara, hingga layanan keberangkatan di bandara dan proses naik ke pesawat.

“Perencanaan matang didukung implementasi yang Pas sangat mendukung kelancaran keberangkatan penerbangan haji sehingga OTP sangat tinggi,” Jernih Pahlevi.

Dia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang sangat Bagus antara InJourney Airports, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, maskapai, AirNav Indonesia, operator ground handling, serta dukungan dari Kementerian Haji dan Umrah hingga Kementerian Perhubungan.