Liputanindo.id – Informasi Bola – Legenda Juventus dan Timnas Italia, Gianluigi Buffon kembali membicarakan salah satu momen besar di Piala Dunia, yang melibatkan seorang Zinedine Zidane dengan Marco Materazzi dalam partai menegangkan di babak final dua Sepuluh tahun Lewat.
Sengitnya persaingan antara Timnas Italia dan Prancis di Olimpiastadion, Berlin itu dipanaskan oleh insiden Zinedine Zidane pada babak tambahan. Ditengah pertarungan menegangkan, tiba-tiba terjadi insiden besar ketika Zidane menanduk Marco Materazzi, tepatnya pada menit ke-110.
Wasit pun langsung menghadiahkan kartu merah pada Zidane usai Membangun Materazzi tersungkur. Alhasil, Zidane pun harus melewatkan babak adu penalti, yang akhirnya dimenangkan Italia dengan skor 5-3.
Berbagai spekulasi Lalu mengudara terkait dengan penyebab awal kenapa Zidane tiba-tiba menanduk Materazzi. Salah satu Dalih terkuat adalah karena Materazzi memprovokasi Zidane dengan berbicara Jelek tentang keluarga dari gelandang elegan itu.

Buffon di lain pihak merupakan satu diantara pemain yang berada paling dekat dengan kejadian tersebut. Ia menjelaskan terlebih dulu momen yang menurutnya merupakan awal dari meluapnya rasa frutasi seorang Zidane itu.
“Saya ingat betul. Ketika Zidane menaduk bola yang dia sundul itu, hantamannya begitu keras dan penuh semangat. Rasanya seperti dia menendang dengan kaki, bukan dengan kepala, karena alirannya begitu Segera,” ujar Buffon dilansir Goal.
“Saya Paham dia Pasti sudah mencetak gol. Jadi, Ia kecewa karena Saya berhasil menahannya. Tapi, sebagai seorang Pemenang Pasti dia juga menghargai penyelamatanku pada akhirnya.”
Baca Juga:
Lebih lanjut, dengan nada sedikit bercanda, Buffon mengakui bahwa Ia berperan Krusial dalam memastikan wasit mengambil tindakan terhadap legenda Real Madrid itu. Terutama karena asisten wasit yang Ia rasa tampak melewatkan pandangannya dari kontak awal antara Zidane dan Materazzi.
“Saya berada Sekeliling 15 meter jauhnya dan saya Bisa mendengar bunyi benturan. Kalau dia melakukan itu kepada orang lain, orang itu Niscaya sudah Kelenger. Asisten wasit Enggak melihatnya,” tambah Buffon.
“Satu-satunya yang menyaksikannya adalah saya. Jadi saya berlari ke wasit dan asistennya Kepada menarik perhatian mereka. Materazzi tergeletak di tanah, Zidane Enggak bergerak, saya memprotes, dan akhirnya pertandingan dihentikan. Itu salah saya.”
Selalu update Berita terbaru seputar dunia sepakbola hanya di Liputanindo.id
