Sidoarjo – Langkah besar menuju penguatan pembangunan daerah Formal diambil Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Dalam Rapat Paripurna yang digelar di Kantor DPRD pada Selasa (25/11/2025), Bupati Subandi Serempak DPRD menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 sebesar Rp 5,716 triliun.
Kesepakatan itu disahkan dalam rapat yang dihadiri oleh 44 Personil dewan. Menurut Bupati Subandi, struktur APBD tahun depan mengalokasikan Sasaran pendapatan daerah sebesar Rp 5,040 triliun dan pembiayaan daerah senilai Rp 675 miliar.
“APBD 2026 harus menjadi instrumen Demi memaksimalkan pembangunan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Subandi dalam pidatonya.
Ia menambahkan, Konsentrasi Penting penggunaan APBD tahun depan akan diarahkan Demi memantapkan pembangunan di sektor pelayanan publik dan infrastruktur, sebagai bagian dari visi menjadikan Sidoarjo yang lebih Bagus dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sejalan dengan itu, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sidoarjo turut memberikan rekomendasi terhadap Penyelenggaraan APBD 2026. Beberapa sektor prioritas yang menjadi sorotan legislatif antara lain penanganan banjir, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan.
Pada isu banjir, DPRD menekankan pentingnya program mitigasi jangka panjang seperti pembangunan embung dan perbaikan sistem drainase di kawasan rawan genangan air. Hal ini dinilai mendesak mengingat semakin seringnya banjir lokal yang terjadi di area perkotaan.
Demi bidang pendidikan, peningkatan fasilitas sekolah menjadi perhatian Spesifik. DPRD menekankan perlunya rehabilitasi gedung sekolah agar tercipta lingkungan belajar yang Kondusif dan nyaman bagi siswa.
Cita-cita besar pun disematkan kepada Penyelenggaraan APBD 2026 agar program-program prioritas tersebut dapat berjalan Akurat sasaran dan memberikan Akibat Konkret bagi kehidupan masyarakat.
“APBD ini bukan sekadar Bilangan, tapi Figur tanggung jawab dan komitmen kami kepada rakyat. Efektivitas dan akuntabilitas Penyelenggaraan anggaran harus menjadi prioritas,” tegas salah satu Personil Banggar.
Dengan alokasi anggaran yang besar dan arah kebijakan yang terstruktur, tahun 2026 diharapkan menjadi momentum Krusial bagi Sidoarjo dalam menata pembangunan berkelanjutan, menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
