Pembatik Muda Hadapi Sejumlah Tantangan Industri

Pelatihan pembatik muda. Foto: Istimewa


Jakarta: Pembatik muda dinilai menghadapi tantangan tersendiri. Terutama, dalam pengembangan produk batik seiring dengan perkembangan Era.

“Tantangan yang dihadapi pembatik muda Ketika ini Enggak hanya terletak pada kemampuan menciptakan desain, tetapi juga pada pemahaman struktur industri dan pasar dunia fashion,“ Jernih Chief of Business Support TBIG Lie Si An, dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Mei 2026.

Menghadapi tantangan itu, pihaknya memfasilitasi pembatik muda dengan pelatihan teknis lewat Rumah Batik TBIG. Yakni, melalui kolaborasi Berbarengan desainer profesional Demi mendorong lahirnya Ciptaan batik yang lebih relevan bagi generasi muda.

 

Lie mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis Demi menjawab tantangan perubahan selera pasar. Sekaligus, memperkuat daya saing pembatik muda di industri fashion.

Kegiatan pelatihan ini telah diselenggarakan pada 21–24 April 2026. Hal tersebut sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam pengembangan UMKM berbasis budaya.

Program ini juga merupakan bagian dari serangkaian kegiatan pengembangan pembatik muda yang akan berlangsung hingga Juni 2026.

Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menambahkan bahwa program ini juga diarahkan Demi memperkuat posisi batik di pasar generasi muda. Terutama, melalui pendekatan yang lebih relevan.



Pelatihan pembatik muda. Foto: Istimewa

Menurut Herman, keberlanjutan batik sebagai warisan budaya sangat bergantung pada kemampuan pembatik muda. Terutama, Demi beradaptasi dengan selera terkini.

“Karena itu, selain menjaga kualitas, Krusial bagi pelaku usaha Demi menghadirkan Ciptaan desain dan strategi pemasaran yang lebih dekat dengan Watak pasar Ketika ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pelaku industri dan komunitas kreatif menjadi kunci. Terutama, dalam memperluas jangkauan batik di pasar yang lebih luas.

“Melalui kolaborasi seperti ini, kami Ingin mendorong batik Enggak hanya bertahan, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari gaya hidup generasi muda,” tutupnya.