Gerakan 10 Juta Perempuan Pilah Sampah dari Rumah

Gerakan 10 Juta Perempuan Pilah Sampah dari Rumah
Pengurus Bank Sampah Sahabat Pilah menimbang sampah plastik Punya Penduduk di Kantor RW 05 Kelurahan Bukit Duri, Jakarta, Selasa (12/4/2022).(ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup (KLH) Berbarengan Kongres Perempuan Indonesia (Kowani) menggaungkan Gerakan 10 Juta Perempuan Pilah Sampah dari Rumah dalam rangka memperingati Hari Acuh Sampah Nasional 2025.

Gerakan ini mengajak Perempuan di seluruh Indonesia Kepada menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah dengan menerapkan gaya hidup sadar sampah melalui lima aksi Konkret yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Kelima aksi sadar sampah yang diterapkan dalam gerakan ini Adalah, pertama, pemilahan sampah, dengan Metode memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah Kepada memudahkan proses Siklus ulang dan pengolahan.

Kedua, Enggak menggunakan produk kemasan sekali Mengenakan, dengan Metode mengurangi konsumsi plastik dan beralih ke alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Ketiga, berbelanja produk curah atau isi ulang dengan membawa wadah sendiri. Dengan begitu, mengurangi produksi sampah dari kemasan dan mendukung konsep zero waste shopping.

Cek Artikel:  9 Kebiasaan Pagi Hari yang Pandai Memperpanjang Umur

Keempat, menghabiskan makanan dengan Metode menghindari pemborosan pangan, lebih bijak dalam membeli, memasak, dan mengonsumsi makanan.

Kelima, melakukan kegiatan pengomposan, dengan Metode mengolah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi lingkungan dan pertanian. 

Ketua Lazim Kowani 2024-2029 Nannie Hadi Tjahjanto menyampaikan Perempuan Mempunyai peran strategis dalam membentuk kebiasaan di lingkungan rumah tangga dan masyarakat.

“Dengan keterlibatan aktif Perempuan, kita dapat membangun budaya memilah sampah sejak dari sumbernya dan mendorong ekonomi sirkular yang berkelanjutan.”

“Gerakan ini bukan sekadar kampanye, tetapi sebuah gerakan kolektif Kepada masa depan lebih Rapi dan lestari. Perempuan merupakan agen perubahan Kepada green economy dengan terciptanya UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) baru,” kata Nannie.

Sementara itu, perwakilan dari KLH menekankan sampah adalah tanggung jawab Berbarengan dan perubahan gaya hidup merupakan kunci Primer mengurangi timbunan sampah nasional yang mencapai lebih dari 68 juta ton per tahun.

Cek Artikel:  Tutorial Mengenakan Hijab Pashmina Jersey yang Mudah Kepada Pemula

“Kalau setiap individu dimulai dari Perempuan, sadar akan dampaknya terhadap lingkungan dan melakukan perubahan kecil secara konsisten, dampaknya akan sangat besar bagi keberlanjutan bumi,” tuturnya.

Aksi serentak yang dilakukan di seluruh Indonesia itu juga memperlombakan video tentang pemilahan sampah dari rumah dan menjadikan sirkular ekonomi yang dinilai berdampak bagi banyak Perempuan lain. 

Gerakan yang dilaksanakan serentak pada Jumat (21/2) itu melibatkan 10 juta Perempuan dari berbagai organisasi di Dasar naungan Kowani serta komunitas Perempuan di seluruh Indonesia.

Gerakan ini juga mendapatkan rekor MURI yang diberikan Museum Rekor Indonesia. Adapun Perempuan dari Sabang hingga Merauke melalui BKOW/GOW diundang Kepada berpartisipasi dengan mengunggah foto atau video aksi pilah sampah mereka di media sosial menggunakan tagar #10JutaPerempuanPilahSampah, #GerakanBersih10JutaPerempuanKowani dan #WardahBeauty.

Cek Artikel:  Rayakan Natal 2024, Santa Claus Bagikan Hadiah Sasar Pengunjung Anak-anak

Ketua Panitia dan Ketua Lazim Perempuan Pemimpin Indonesia (Perpina) Veve Safitri menjelaskan gerakan ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, dunia usaha, dan komunitas lingkungan Kepada turut menerapkan gaya hidup sadar sampah dalam keseharian mereka.

“Dengan sinergi antara pemerintah, organisasi Perempuan, sektor swasta, dan masyarakat, diharapkan Indonesia dapat bergerak menuju sistem pengelolaan sampah lebih Bagus, berkelanjutan, dan berbasis ekonomi sirkular,” ujar Veve.

Veve optimistis gerakan yang diusung Kowani, Perpina, Sinar Ladara Nusantara (CLN) dan KLH ini Dapat membawa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Melalui Gerakan 10 Juta Perempuan Pilah Sampah dari Rumah ini, Perempuan Indonesia membuktikan mereka bukan hanya penggerak keluarga, tetapi juga penggerak perubahan Kepada bumi yang lebih sehat dan lestari,” pungkas Veve.(H-2)

Mungkin Anda Menyukai