Ilustrasi aplikasi TikTok. Foto: Xinhua/Liu Jie.
San Francisco: TikTok, Berbarengan dengan mitranya dari Tiongkok Douyin, telah menjadi aplikasi non-game pertama yang melampaui pendapatan pembelian dalam aplikasi (IAP) tahunan sebesar USD6 miliar, menurut laporan oleh firma intelijen aplikasi Sensor Tower.
Mengutip Xinhua, Selasa, 25 Februari 2025, laporan tersebut menyoroti dimana TikTok menghasilkan pendapatan IAP kotor yang belum pernah terjadi sebelumnya sebesar USD1,9 miliar pada kuartal keempat 2024.
Dengan pendapatan IAP sebesar USD6 miliar pada 2025, TikTok menghasilkan pendapatan lebih dari dua kali lipat pendapatan aplikasi atau gim lainnya.
Gim seluler Terkenal Monopoly GO, yang berada di peringkat kedua, hanya mengumpulkan pendapatan sebesar USD2,6 miliar selama periode yang sama.
Pendapatan tahunan TikTok mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, naik dari USD4,4 miliar pada 2023.
(Ilustrasi aplikasi TikTok. Foto: Xinhua/Liu Jie)
TikTok Tetap beroperasi di AS
TikTok tetap tersedia di toko aplikasi di Amerika Perkumpulan (AS), menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump Kepada menunda Embargo yang diusulkan pada platform tersebut karena masalah keamanan nasional.
Embargo tersebut ditunda selama 75 hari melalui perintah eksekutif, dengan kemungkinan perpanjangan lebih lanjut, menurut laporan oleh TechCrunch.