
DOKTER spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Lazim Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo, Sukamto Koesnoe, menyampaikan baha pemenuhan gizi Mempunyai manfaat terhadap kesehatan, salah satunya Dapat mencegah penyakit kronis.
“Gizi seimbang juga berperan dalam mencegah berbagai penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung,” kata Dokter
Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Alergi dan Imunologi Klinik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM itu, dikutip Selasa (18/2).
Sukamto menjelaskan gizi memengaruhi seluruh sistem tubuh sehingga Mempunyai Pengaruh signifikan terhadap kesehatan, Bagus jangka pendek
maupun panjang.
“Gizi bukan sekadar masalah kenyang atau lapar, tapi berpengaruh pada seluruh sistem tubuh,” ujar dia.
Menurut dia, ketika kebutuhan gizi terpenuhi dengan Bagus, tubuh Mempunyai ‘bahan bakar’ yang Benar Demi menjalankan fungsinya.
Sukamto mengatakan gizi lengkap juga mendukung produktivitas optimal terutama pada orang dewasa, seperti konsentrasi lebih Bagus, Daya
lebih Kukuh sepanjang hari, dan sistem imun lebih kuat.
Selain itu, Sukamto menyampaikan pemenuhan gizi juga Mempunyai peran dalam kesehatan mental, seperti menjaga mood atau perasaan yang lebih Kukuh.
“Yang sering terlewat dari pembicaraan tentang gizi adalah perannya dalam kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan
gizi berkaitan erat dengan mood yang lebih Kukuh dan risiko depresi yang lebih rendah,” ucapnya.
Sukamto menambahkan makanan bergizi lengkap perlu dikonsumsi lantaran tubuh membutuhkan asupan nutrisi seimbang setiap hari.
Adapun nutrisi harian yang diperlukan tubuh seperti Demi memperbaiki sel-sel yang rusak, menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat, menghasilkan Daya Demi aktivitas sehari-hari, membantu proses metabolisme, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal terutama pada anak-anak.
“Tubuh membutuhkan asupan nutrisi seimbang setiap hari Demi menjalankan fungsi-fungsi vital,” pungkas Sukamto. (Ant/Z-1)