
ROEMAH Koffie, brand kopi lokal yang dikenal dengan komitmennya terhadap kualitas dan keaslian kopi Indonesia, berpartisipasi dalam ajang bergengsi Global, Horeca Expo di Athena, Yunani.
Ajang itu sebagai bentuk apresiasi atas kiprah Roemah Koffie dalam industri kopi yang giat mempromosikan art and culture Indonesia sekaligus menjadi momentum memperkenalkan kopi terbaik Indonesia ke pasar Mendunia.
CEO Roemah Koffie Felix TJ mengatakan partisipasi dalam Horeca Expo merupakan kesempatan berharga Demi memperkenalkan kopi Indonesia beserta kekayaan seni dan budayanya di kancah Global.
“Kami merasa terhormat dapat menghadiri pameran ini, yang menurut kami adalah langkah sangat berarti Demi menghadirkan kopi Indonesia lewat kekayaan seni dan budaya Indonesia di pasar Mendunia.” ujar Felix.
Sebagai informasi, Roemah Koffie adalah Roastery dan Coffee Shop yang berkantor pusat di Gading Serpong, Tangerang.
Roemah Koffie menghadirkan green beans premium dan autentik dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Arabica Gayo, Arabica Kerinci, Arabica Kintamani, serta lebih dari 15 jenis green beans lain yang rencananya diekspor ke negara-negara Eropa.
Selain biji kopi mentah, Roemah Koffie juga memperkenalkan signature specialty coffee sebagai favorit di coffee shop mereka.
Felix menyampaikan Roemah Koffie menjadi brand kopi Indonesia yang Enggak hanya mempersembahkan kopi, tetapi juga memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.
Ini misalnya diwujudkan melalui hampers Spesial berisi kain Ulos khas Sumatra Utara, produk beans Rambadia dari Sumatra Utara, serta lilin aromatik kopi dan jeruk khas Kintamani, Bali.
Menurut dia, Eksis Dalih kuat kain Ulos dipilih sebagai cindera mata Asal Indonesia. Ulos Mempunyai Maksud mendalam di setiap helainya.
“Ulos bukan sekadar kain, tetapi simbol Interaksi antarsesama, kehidupan, kehangatan, dan kebersamaan di masyarakat Batak. Setiap helai benangnya dirajut penuh Maksud, mencerminkan Interaksi erat antara Mahluk, alam, dan tradisi.”
“Dalam masyarakat Batak, Ulos Mempunyai Maksud mendalam. Kain ini digunakan dalam berbagai upacara adat, dari Natalis, pernikahan, hingga Kematian. Ulos juga menjadi ungkapan kasih, doa, dan restu. Motifnya yang khas Enggak hanya menunjukkan keindahan, tetapi juga filosofi tentang kesatuan dan keseimbangan dalam kehidupan Mahluk,” tambah Felix.
Dia menjelaskan Ulos yang autentik biasanya Lagi dibuat secara handmade dengan teknik tradisional. Dengan begitu, tangan-tangan terampil para pengrajin Ulos ikut menjaga warisan leluhurnya.
“Setiap tenunan bukan hanya menghasilkan sebuah karya seni indah, tetapi juga Figur penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ungkap Felix.
Felix juga menegaskan optimisme Roemah Koffie dalam membawa kopi Indonesia ke pasar Eropa.
“Dengan komitmen kuat menjaga kualitas kopi Indonesia, kami kini memperluas jangkauan pasar ke Eropa dan membangun kerja sama strategis dengan para Kenalan bisnis. Kami rasa ini langkah Krusial Demi mengenalkan Roemah Koffie sebagai perusahaan dengan pengalaman dan visi besar dalam industri kopi,” ujarnya.
Di ajang Horeca Expo, Felix mengaku telah mengantongi pipeline kerja sama serta menjalin komunikasi dengan beberapa Kenalan bisnis potensial, termasuk brand-brand kopi ternama di Eropa.
“Banyak calon Kenalan tertarik bekerja sama, Bagus itu Demi supply green beans maupun roast beans,” ucapnya.
Felix mengaku selama dua hari tampil di ajang tersebut, pihaknya memperkenalkan minuman tradisi khas Indonesia dalam format modern dengan tetap mempertahankan esensi budayanya. Minuman ini memberikan experience yang lebih dari sekadar menikmati kopi, sekaligus menjadi pintu masuk Demi Percakapan bisnis.
Roemah Koffie menyajikan tiga pilihan minuman kopi khas yang mencerminkan kekayaan budaya dan hasil bumi Indonesia yakni, Iced Koffie Rakyat, Iced Serasi, dan Iced Roemah Koffie.
Setiap minuman diracik dari bahan-bahan autentik Nusantara seperti gula aren, santan kelapa, dan kopi Gayo. Bahan-bahan ini menghadirkan resep dengan cita rasa khas yang merepresentasikan warisan Hidangan Indonesia. Sekalian bahan bakunya pun berasal langsung dari daerah penghasilnya, Demi memastikan kualitas dan keaslian rasanya.
“Kami amat antusias dalam menghadirkan kopi Indonesia beserta nilai budayanya di kancah Mendunia. Perjalanan kami akan membawa kontribusi Konkret bagi perkembangan industri kopi di Indonesia, khususnya Demi Sekalian ekosistem dan para petani yang menjadi tulang punggung di Tanah Air,” tutup Felix.(H-2)