Fulus Kripto yang Dipromosikan Anjlok, Presiden Argentina Terancam Dimakzulkan

Presiden Argentina, Javier Milei. (EPA/Justin Lane)

Bueno Aires: Presiden Argentina Javier Milei menghadapi ancaman pemakzulan setelah mempromosikan mata Fulus kripto bernama $LIBRA yang anjlok tajam dalam waktu singkat. Mengutip DW pada Minggu, 16 Februari 2025, Milei memposting tentang proyek kripto ini di platform media sosial X (sebelumnya Twitter) pada Jumat malam. 

Dalam postingannya, ia menyebut $LIBRA sebagai alat yang dapat “mendorong pertumbuhan ekonomi Argentina, mendanai bisnis kecil, dan pengusaha Argentina.” Postingan tersebut awalnya meningkatkan nilai $LIBRA hingga mencapai $5 (Sekeliling €4,75), tetapi kemudian nilainya anjlok di Dasar $1 hanya dalam hitungan jam. 

Setelah menerima kritik dari berbagai pihak, Milei menghapus postingannya lima jam kemudian. 

Cek Artikel:  Ngeri! Belum Genap Seminggu Menjabat, Wali Kota Meksiko Tewas Dipenggal

“Saya Tak mengetahui detail proyek ini, dan setelah mendapatkan informasi, saya memutuskan Demi Tak melanjutkan mempromosikannya,” tulis Milei di X. 

Tetapi, tindakannya ini dianggap telah mendorong banyak orang Demi berinvestasi dalam proyek yang berisiko tinggi. Beberapa tokoh oposisi mengecam keras langkah Milei ini. Cristina Fernández de Kirchner, mantan presiden dan salah satu musuh politik Penting Milei, menyebutnya sebagai “penipu kripto.” 

Ia mengklaim bahwa ribuan orang kehilangan jutaan dolar karena percaya pada Milei, sementara pihak lain yang Mempunyai akses informasi istimewa Bahkan meraup keuntungan besar.

“Skandal ini, yang mempermalukan kita di mata dunia, memerlukan permintaan pemakzulan terhadap presiden,” kata Leandro Santoro, seorang Member parlemen oposisi.
 

Cek Artikel:  Pengamat Peringatan Amerika Perkumpulan ke Israel bukan Berarti Perubahan Sikap

Tak hanya itu, koalisi oposisi tengah mendesak dibentuknya komisi Penyelidikan Spesifik di parlemen Demi menyelidiki skandal ini. Maximiliano Ferraro dari Koalisi Sipil menyatakan bahwa langkah ini diperlukan Demi mengungkap fakta dan menentukan tanggung jawab dalam kasus tersebut.

Milei berusaha menjauhkan diri dari proyek tersebut dengan menegaskan bahwa ia Tak Mempunyai Rekanan pribadi dengan $LIBRA.  Tetapi, kritik terhadapnya Lalu bermunculan, termasuk Komparasi dengan mantan Presiden AS Donald Trump, yang bulan Lewat juga meluncurkan mata Fulus kripto bernama $Trump. 

Mata Fulus tersebut sempat melonjak nilainya sebelum akhirnya Anjlok, mirip dengan $LIBRA. Kasus $LIBRA juga memunculkan peringatan tentang skema “rug pull,” Adalah strategi di mana pengembang kripto menciptakan token, menarik banyak investor, dan kemudian menghilang dengan membawa Seluruh Fulus yang telah diinvestasikan. 

Cek Artikel:  Mesir sudah Tampung 10 Juta Pengungsi, Tolak Tampung Anggota Palestina

Bilik fintech Argentina menyebut bahwa pola yang terjadi pada $LIBRA konsisten dengan praktik ini. Salah satu pendukung Milei, Agustín Pantano, seorang pengacara berusia 28 tahun, mengaku sempat membeli $LIBRA karena terinspirasi oleh postingan presiden. 

Tetapi, ia kehilangan 90 persen dari investasinya senilai $150 hanya dalam beberapa jam.

“Eksis beberapa tanda peringatan, dan itulah sebabnya saya hanya berinvestasi sedikit Fulus,” ujarnya, melansir The New York Times pada 16 Februari 2025.

Mungkin Anda Menyukai