Huang Ya Qiong Susul Zheng Si Wei Putuskan Gantung Raket

Huang Ya Qiong Susul Zheng Si Wei Putuskan Gantung Raket
Pebulu tangkis Tiongkok Huang Ya Qiong(Instagram @hyq28)

PERAIH medali emas Olimpiade Paris 2024 Huang Ya Qiong mengikuti jejak partnernya, Zheng Si Wei, Buat pensiun dari bulu tangkis dan timnas Tiongkok, Rabu (1/1).

Huang, melalui akun Instagram pribadinya, mengatakan dirinya sudah mempertimbangkan Buat gantung raket sejak melakoni beberapa turnamen kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

“Begitu mempersiapkan diri menjelang Olimpiade Paris 2024, saya memang sudah memutuskan bahwa Paris akan menjadi Olimpiade terakhir yang saya ikuti,” ungkap Huang.

Juara dunia tiga kali itu melanjutkan, dirinya sudah merasa kesulitan mempertahankan atau bahkan menyumbangkan prestasi bagi negaranya seiring dengan bertambahnya usia dan cedera.

“Saya pernah mengatakan bahwa Apabila saya Lagi Mau melanjutkan Buat bertanding di turnamen-turnamen Dunia, saya harus memberikan yang terbaik Buat bertarung di sana demi meraih prestasi,” tegas Huang.

Cek Artikel:  Ancelotti Akui Real Madrid Akan Sulit Hadapi Bilbao di San Mames

“Tetapi, saya sudah mengalami cukup banyak cedera dan saya juga bertambah Uzur. Sehingga saya Kagak Mempunyai kepercayaan diri yang cukup

Buat menang demi negara saya,” imbuh atlet berusia 30 tahun itu.

Meskipun keputusannya Buat gantung raket sudah final, Juara Asia dua kali itu mengatakan dirinya tetap mencintai bulu tangkis.

Ia juga mengucapkan terima kasih Buat orang-orang terkasih dan mereka yang telah membantunya ‘menamatkan’ bulu tangkis sepanjang kariernya, seperti Zheng, sang kekasih Liu Yu Chen, hingga para Instruktur dan tim.

“Terima kasih Buat Sekalian dukungan dan semangat Buat saya selama ini. Sekarang adalah saatnya Buat mengucapkan selamat tinggal dan kita Niscaya akan Berjumpa Kembali di masa depan,” ujar Juara Asian Games dua kali itu.

Cek Artikel:  Salah Galau Kontrak Tak Diperpanjang Liverpool, PSG Siap Tampung

Sejak memulai karier bulu tangkis di level junior, Huang merupakan salah satu atlet Tiongkok yang paling konsisten menyumbangkan prestasi.

Di level junior, ia meraih emas di Kejuaraan Asia Junior dan Kejuaraan Dunia Junior Buat nomor beregu, dan perak Buat nomor individual.

Di kelas elite, ia meraih medali emas dua kali pada Kejuaraan Asia pada 2017 dan 2022. Pada 2023, ia meraih medali perak, sementara pada 2018, 2019, dan 2024 membawa pulang medali perunggu.

Kagak hanya itu, Huang juga langganan Juara di sejumlah turnamen kelas atas seperti turnamen Super 1000 Indonesia Terbuka.

Cek Artikel:  Link Live Streaming DBL Mataram Rabu 18 September 2024

Huang juga merupakan Juara Asian Games dua kali pada edisi 2018 dan 2022 Buat nomor ganda campuran. 

Di Kejuaraan Dunia, Huang memboyong gelar tertinggi sebanyak tiga kali pada edisi 2018, 2019, dan 2022. Pada 2023, ia membawa pulang medali perak.

Di Podium Olimpiade, Huang dan Zheng akhirnya meraih emas pada 2024, setelah di edisi 2020 harus puas dengan medali perak.

Kagak hanya di turnamen individual, Huang juga membantu Tiongkok meraih gelar pada turnamen beregu. Ia masuk dalam jajaran pemain yang membawa Tiongkok meraih Piala Sudirman pada 2019 dan 2023, runner-up di edisi 2017, dan medali perunggu di Piala Uber 2018. (Ant/Z-1)

Mungkin Anda Menyukai