Monumen Nasional (Monas) menjadi ikon Jakarta. Foto: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/aa.
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta merilis sebanyak 8,62 juta orang mengunjungi ibu kota pada Maret 2026. Jumlah ini naik sebesar 6,13 persen dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 8,12 juta orang.
“Jumlah perjalanan wisatawan nusantara dengan tujuan Jakarta pada Maret 2026 mencapai 8,62 juta perjalanan, naik sebesar 15,54 persen dibandingkan Maret 2025,” kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 4 Mei 2026.
Berdasarkan kabupaten/kota tujuan, Jakarta Selatan tetap menjadi destinasi favorit wisatawan nusantara dengan proporsi sebesar 27,60 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara tujuan DKI Jakarta, atau mencapai 2.378.870 perjalanan pada Maret 2026.
Tujuan terbanyak berikutnya adalah Kota Jakarta Timur dengan 1.743.400 perjalanan (20,23 persen), diikuti Jakarta Pusat (19,77 persen), dan Jakarta Barat (16,75 persen).
Kondisi ini tak jauh berbeda pada Februari 2026. Jakarta Selatan tercatat menjadi destinasi favorit wisatawan nusantara dengan proporsi sebesar 27,16 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara tujuan DKI Jakarta, atau mencapai 2.206.090 perjalanan.
Tujuan terbanyak berikutnya yakni Kota Jakarta Pusat dengan 1.700.480 perjalanan atau 20,94 persen.

Pengunjung Memperhatikan gajah Demi liburan di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym.
Dari sisi pertumbuhan, pada Maret 2026 seluruh kabupaten/kota tujuan di DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah perjalanan wisatawan nusantara, Bagus secara bulanan (m-to-m) maupun tahunan (y-on-y).
Peningkatan tertinggi terjadi di Kabupaten Kepulauan Seribu yang melonjak sebesar 175,73 persen dibandingkan Februari 2026 (m-to-m) dan 266,66 persen dibandingkan Maret 2025 (y-on-y).
Sementara itu, pertumbuhan terendah tercatat di Jakarta Pusat dengan kenaikan sebesar 0,22 persen secara bulanan (m-to-m) dan 8,61 persen secara
tahunan (y-on-y).
Setelah Jakarta Selatan, diikuti oleh kota Jakarta Timur menjadi destinasi Distrik terbesar berikutnya dengan proporsi sebesar 20,23 persen.
