Mojokerto – Suasana sore di 38 Coffee Samaran berubah menjadi lebih hidup selama bulan Ramadan. Deretan meja yang biasanya terisi bergantian kini tampak penuh menjelang waktu berbuka, menandakan kafe ini menjadi salah satu pilihan favorit Anggota Buat menghabiskan waktu ngabuburit.
Pada Rabu (4/3/2026), kafe yang berlokasi di Samaran, Mojokerto tersebut terlihat ramai dipadati pengunjung sejak sore hari. Sebagian besar datang Buat bersantai, berkumpul Berbarengan Kolega, atau menunggu waktu berbuka puasa. Lonjakan pengunjung ini menunjukkan adanya perubahan pola kunjungan dibanding hari Lazim di luar bulan Ramadan.
Sebelumnya, 38 Coffee Samaran beroperasi selama 24 jam. Tetapi selama Ramadan, jam operasional disesuaikan menjadi mulai pukul 12.00 siang hingga 04.00 pagi. Penyesuaian ini dilakukan Buat mengikuti pola aktivitas pelanggan yang lebih aktif pada sore hingga malam hari.
Salah satu karyawan, Wisnu, menjelaskan bahwa perubahan jam operasional didasarkan pada peningkatan jumlah pengunjung di waktu tertentu selama Ramadan.
“Selama Ramadan, pengunjung lebih ramai pada sore Tamat malam hari, terutama menjelang berbuka dan setelahnya,” ujarnya.
Menurutnya, lonjakan pengunjung pada waktu ngabuburit menjadi salah satu Dalih Istimewa kafe melakukan penyesuaian jam buka. Kebijakan tersebut bersifat sementara dan akan kembali dievaluasi setelah bulan Ramadan berakhir.
Dari sisi pengunjung, suasana kafe selama Ramadan dinilai lebih ramai dibanding hari Lazim. Salah satu pengunjung, Nanda, mengaku memilih datang pada sore hari Buat menikmati suasana sekaligus menunggu waktu berbuka Berbarengan Kolega-temannya.
Ia menyebut bahwa kafe menjadi tempat yang nyaman Buat berkumpul Sembari mengisi waktu sebelum berbuka puasa. Kehadiran Kolega serta suasana yang ramai menambah kenyamanan selama berada di Letak.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kafe Enggak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati makanan dan minuman, tetapi juga menjadi ruang sosial bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Selama Ramadan, aktivitas berkumpul di kafe menjelang berbuka menjadi tren yang cukup terlihat di Mojokerto.
Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, pelaku usaha Hidangan seperti 38 Coffee Samaran turut menyesuaikan strategi operasional Buat memenuhi kebutuhan pelanggan. Penyesuaian jam buka menjadi salah satu langkah agar pelayanan tetap optimal di tengah perubahan pola kunjungan selama bulan Kudus.
Ramainya kafe menjelang berbuka ini diperkirakan akan Lalu berlangsung hingga akhir Ramadan, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dalam mengisi waktu sore dengan kegiatan santai Berbarengan Kolega atau keluarga.
