Liputanindo.id MAKASSAR – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) bakal menurunkan 3.493 personel gabungan Kepada pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Di mana, personel gabungan itu terdiri dari Polda Sulsel sebanyak 1.806 personel, dengan rincian Satgas Polda Sulsel 421 personel, dan Polres jajaran Polda Sulsel sebanyak 1.385 personel. Sementara instansi terkait sebanyak 1.687 personel.
Baca Juga:
4.561 Personel Gabungan Siap Amankan Pemudik Lebaran di Sulsel
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi kesiapan Polda Sulsel Kepada pengamanan Nataru Terdapat beberapa poin yang dibahas pihaknya. Di antaranya masalah kamtibmas hingga kamseltibcarlantas.
“Kita akan melaksanakan beberapa kegiatan-kegiatan pengamanan Natal dan tahun baru,” ungkapnya, Kamis (14/12/2023).
Kata Komang, pengamanan yang akan dilakukan pihaknya mulai dari tempat ibadah, tempat wisata, juga titik-titik keramaian seperti Bandara, Pelabuhan, Terminal, hotel, pusat perbelanjaan, hingga jalan-jalan yang rawan terjadi kemacetan.
Di mana Terdapat Sekeliling 828 gereja yang tersebar di beberapa kabupaten kota di Sulsel dan 129 titik wisata yang akan dijaga.
Pengamanan tersebut kata Komang dilakukan Kepada memastikan Penyelenggaraan liburan Natal, Penyelenggaraan ibadah serta perayaan pergantian tahun baru berjalan Terjamin dan Lancar.
“Pengamanan ini dilakukan agar masyarakat nyaman dalam beribadah, liburan Natal hingga tahun baru. Pertama itu kita akan melakukan sterilisasi, bukan saja di Gereja tapi juga tempat-tempat keramaian atau tempat wisata akan kita amankan,” sebutnya.
Selain itu, Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Terpadu juga akan dibentuk. Kepada Pospam menurut Komang, Mempunyai tugas pokok melaksanakan pengamanan terkait gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas. Sedangkan Posyan bertugas melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun terminal, bandara, dan lainnya.
“Kalau pos terpadu sendiri tugas pokoknya melaksanakan pengamanan, pendataan, kontrol dan anev terkait Penyelenggaraan pengamanan serta koordinasi dengan stakeholder,” ungkapnya.
Dalam pengamanan Nataru 2023-2024, Polda Sulsel juga turut memetakan gangguan atau ancaman yang Dapat saja terjadi diantaranya terorisme, aksi pencurian kendaraan bermotor, balapan liar, perkelahian Grup, peredaran narkoba, hingga penyalahgunaan petasan.
“Termasuk masalah bencana alam mengingat sudah memasuki musim penghujan yang memungkinkan terjadinya banjir dan tanah longsor,” sebutnya.
Operasi pengamanan Nataru atau Operasi Lilin 2023 akan digelar selama 12 hari, mulai dari Rontok 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.
Di mana pengecekan dan persiapan personel akan digelar dalam Apel Gelar Laskar yang dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 21 Desember 2023.
“Tertentu Kepada Area Kota Makassar seperti Polda, Polrestabes dan Polres Pelabuhan Makassar akan melaksanakan apel di Lapangan Karebosi,” tandasnya. (KEK)
Baca Juga:
Caleg DPRD di Sulsel Dilapor Polisi Kasus Dugaan Tipu Gelap