Belum Terdapat Pembicaraan soal Reshuffle Kabinet di Istana

Liputanindo.id – Belum Terdapat pembahasan mengenai perombakan (reshuffle) dari susunan Kabinet Merah Putih. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengakui itu menjelang agenda pelantikan Personil Dewan Kekuatan Nasional (DEN), di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu kemarin.

“Enggak Terdapat,” katanya menjawab pertanyaan awak media Istana Kepresidenan, Jakarta, seputar beredarnya informasi terkait reshuffle kabinet.

Prasetyo menjelaskan perubahan yang terjadi sejauh ini hanya berkaitan dengan beralihnya penugasan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang kini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

“Kalau maknanya reshuffle adalah karena Terdapat proses beralihnya jabatan Wakil Menteri Keuangan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, yang kemarin telah melalui proses fit and proper test di DPR, itu Betul. Artinya Terdapat, Terdapat jabatan Wamenkeu yang ditinggalkan oleh beliau karena penugasan ke tempat yang lain,” ujar Prasetyo.

Terkait kekosongan jabatan Wamenkeu, Prasetyo menegaskan bahwa hingga kini belum Terdapat keputusan Kepada mengisi posisi tersebut.

Menurutnya, pemerintah Tetap menunggu rampungnya seluruh proses pengangkatan Deputi Gubernur Bank Indonesia yang tengah berjalan.

Ia juga menepis adanya pembahasan mengenai kandidat calon Wamenkeu, termasuk soal jumlah wakil menteri yang akan mengisi pos tersebut.

Menurut Prasetyo, Presiden akan terlebih dahulu melakukan kajian dan meminta masukan dari Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan.

“Bapak Presiden Niscaya akan melakukan semacam kajian dan meminta pendapat, tentunya dengan Menteri Keuangan mengenai pengisian kembali jabatan Wamenkeu yang tadinya diisi oleh Pak Thomas Djiwandono, yang sekarang akan bertugas di Bank Indonesia,” katanya.

Prasetyo menyatakan bahwa hingga Ketika ini Enggak Terdapat rencana reshuffle di pos-pos kementerian lain. Ia juga menegaskan bahwa isu perombakan kabinet belum dibahas di internal Istana.

“Belum Terdapat. Belum dibicarakan,” katanya menegaskan.

Ia juga mengatakan bahwa agenda Presiden hari ini hanya berfokus pada pelantikan DEN, tanpa agenda lain seperti pembentukan Badan Percepatan Pembangunan Perumahan Rakyat (BP3R).