AKBP Basuki Dipecat Imbas Tewasnya Dosen Perempuan dalam Penginapan Semarang

Liputanindo.id – Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polda Jawa Tengah memecat AKBP Basuki imbas kasus tewasnya Dwinanda Linchia Levi, dosen Untag di Kota Semarang, yang mayatnya didapati di salah satu Bilik penginapan pada 17 November 2025.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Polisi Artanto di Semarang, Kamis kemarin mengatakan, sidang kode etik profesi terhadap AKBP B digelar di Mapolda Jawa Tengah pada Rabu (3/12).

“Dalam persidangan didengar 7 orang saksi,” katanya.

Pertimbangan putusan yang dijatuhkan KKEP Polda Jawa Tengah, kata dia, yakni perbuatan AKBP B telah menurunkan Gambaran Polri, pelanggaran Kebiasaan Keyakinan dan kesusilaan, serta perselingkuhan.

AKBP B, lanjut dia, terbukti menjalin Rekanan dekat dengan dosen D, bahkan memasukkan namanya dalam Kartu Keluarga tanpa sepengetahuan istri Absah.

Terdakwa pelanggar juga diketahui menginap di sebuah hotel Serempak D, sebelum akhirnya dilaporkan tewas pada 17 November 2025. Peristiwa itu, lanjut dia, dinilai telah merusak Gambaran positif Polri.

Terhadap putusan itu, kata Artanto, terduga pelanggar menyatakan akan mengajukan banding.

Sebelumnya, seorang Perempuan berinisial D yang merupakan dosen salah satu perguruan tinggi di Semarang ditemukan meninggal dunia di sebuah penginapan di Jalan Telaga Bodas, Kota Semarang, pada Senin (17/11).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *