Liputanindo.id – Presiden Prabowo Subianto memanggil perwakilan PBNU, Muhammadiyah, dan MUI, ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta pada Selasa siang ini, Buat berdiskusi soal keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian/Board of Peace (BoP) Gaza.
“Ya saya juga diundang siang ini. Yang Tamat ke saya (informasinya agenda pertemuan Obrolan, red.) tentang BoP,” kata Wakil Ketua Lumrah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Selasa pagi.
Begitu juga Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf, serta Sekretaris Lumrah Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti. Rencananya pertemuan akan berlangsung pukul 14.00 WIB.
Dewan Perdamaian Gaza Formal diluncurkan pada sela-sela acara World Economic Lembaga (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Peluncuran Board of Peace dipimpin oleh Presiden Amerika Perkumpulan Donald Trump Jr., dan dihadiri oleh sejumlah pemimpin negara Member termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo turut menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani piagam pembentukan Board of Peace Gaza. Belakangan, keikutsertaan Indonesia diprotes banyak pihak termasuk Wakil Presiden Ketujuh, Jusuf Kalla.
Selain Indonesia, negara-negara lain yang juga menandatangani piagam Dewan Perdamaian itu antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UAE), Uzbekistan, Israel, dan tak Eksis Palestina di dalamnya.
