Dalam sesi Pre Match Press Conference yang digelar di Ruang Konferensi Pers Stadion Rizal Memorial, Rabu (4/3/2026) malam, Instruktur kepala Jan Olde Riekerink menegaskan tekad timnya Demi melangkah sejauh mungkin di turnamen ini.
“Saya pikir hal ini berlaku Demi setiap turnamen. Anda mengikuti turnamen tentu dengan tujuan Demi memenangkannya,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Instruktur berkebangsaan Belanda ini mengungkapkan bahwa timnya telah berada di Manila selama dua hari guna melakukan adaptasi, terutama menghadapi perbedaan kondisi lapangan.
“Demi ini kami sudah berada di sini selama dua hari. Kami akan bermain dalam kondisi yang berbeda, di atas lapangan buatan. Tetapi, saya rasa dengan latihan kemarin dan hari ini, semoga itu cukup Demi beradaptasi,” tuturnya.
“Besok [hari ini] kita akan lihat hasilnya. Pertandingan ini berjalan dalam dua laga, jadi Membangun pilihan strategi demi hasil pertandingan juga Krusial,” tambahnya.
Tak hanya berbicara tentang kesiapan timnya, Riekerink juga menunjukkan pemahamannya terhadap Watak permainan Musuh. Ia mengaitkan pengalamannya melatih di Afrika Selatan sebagai modal membaca kekuatan Manila Digger FC.
“Saya pernah bekerja selama dua tahun di Afrika Selatan, dan banyak pemain mereka berasal dari Gambia. Saya Menonton gaya permainan yang sama di sana,” terangnya.
“Mereka bermain dengan identitas yang Jernih, yang juga dibentuk dari akar Afrika para pemainnya. Selain itu, Demi di Cape Town City, saya terbiasa menghadapi tim-tim seperti ini, sehingga saya juga memahami kekuatan dan kelemahan kualitas sepak bola Afrika,” tutupnya. ***
