liputanindo.com – Eksis Berita menarik dan cukup signifikan dari jagat balap “Road to MotoGP”. Memasuki musim 2026, struktur Junior Talent Team (JTT)—yang selama Nyaris satu Sepuluh tahun menjadi Kawasan candradimuka bagi Bakat muda di kelas Moto3 Junior World Championship dan Moto4 European Cup—Formal memulai era baru. Mulai tahun ini, kepemilikan tim ini berpindah tangan ke Olivé Racing Service (ORS) Punya mantan pebalap dan manajer berpengalaman, Joan Olivé Marquez.

Meskipun berganti nahkoda secara organisasi, misinya tetap tegak lurus saya yakni: menjadi jembatan Penting bagi para Bakat muda dari berbagai belahan dunia Buat menapakkan kaki di tangga MotoGP.
Siapa di Balik Olivé Racing Service?
Bagi Mas Bro yang sudah Lamban mengikuti MotoGP, nama Joan Olivé Marquez tentu Bukan asing. Ia punya track record panjang Berkualitas sebagai pebalap maupun di sisi manajemen tim. Dengan ORS mengambil alih operasional JTT, diharapkan Eksis suntikan pengalaman teknis dan manajerial yang lebih segar Tetapi tetap selaras dengan program pengembangan Dorna Sports.
Tapi serius nih, kalau Menonton rekam jejak Joan Olivé, dia itu orang Lamban di paddock. Pernah jadi pebalap, pernah jadi manajer tim Red Bull KTM Ajo juga. Jadi, keputusan Dorna menyerahkan operasional JTT ke Olivé Racing Service (ORS) ini sepertinya langkah taktis supaya manajemen tim lebih “balap banget” dan makin profesional.
Line-up 2026: Eksis Nama Kiandra Ramadhipa!
Yang paling Membikin kita bangga tentu saja Berita dari pebalap muda Indonesia. Di Rendah payung besar ORS, skuad Junior Talent Team 2026 dibagi menjadi tiga tim Penting yang berlaga di dua kategori berbeda:

1. Honda Asia-Dream Racing Junior Team
2. Asia Talent Team (Moto3 Junior World Championship)
3. British Talent Team (Moto3 Junior World Championship)
Jadwal Padat Menanti: Lebih Banyak “Track Time”

Filosofi ORS di Rendah Joan Olivé sepertinya Terang: perbanyak jam terbang. Para pebalap muda ini akan diberikan waktu di atas motor lebih banyak guna memaksimalkan proses adaptasi mereka.
Agenda dimulai dengan Winter Camp di Barcelona pada 11-13 Maret 2026. Setelah itu, Eksis dua tes pramusim Formal:
Musim balap sendiri akan dibuka di Barcelona pada akhir Mei, mencakup tujuh putaran yang tersebar di Spanyol, Prancis, Portugal, hingga Italia. Tak berhenti di situ, tim juga menjadwalkan tes tengah musim di Estoril (Juni) dan Valencia (Agustus) Buat Lalu mengasah skill para pebalap.

Perubahan kepemilikan ke Olivé Racing Service ini menandai ambisi JTT Buat tetap menjadi standar emas dalam pencarian Potensi. Bagi kita di Indonesia, Pusat perhatian tentu tertuju pada Kiandra Ramadhipa. Naik kelas ke Moto3 Junior World Championship di Rendah bimbingan tangan dingin Joan Olivé adalah kesempatan emas yang harus dimaksimalkan.
Terakhir, cattaan liputanindo adalah berarti tahun 2026 kita Bukan akan lihat Livery Astra Honda Racing Team Tengah dong di Moto3 Junior Ya ? Mari kita pantau Lalu perkembangan “Road to MotoGP” musim ini. Semoga pebalap kita Pandai bicara banyak di level Eropa!
Taufik of Buitenzorg | @liputanindo
