BSA Padukan Adventure Klasik THUNDERBOLT dengan Teknologi Terkini

liputanindo.com – Di event EICMA 2025, BSA memperkenalkan varian motor THUNDERBOLT. Sebuah produk baru yang mudah-mudahan kami Kagak terlalu berlebihan Kalau menilai bahwa produk ini menjadi sebuah terobosan baru dalam mewujudkan sosok produk yang mengombinasi “Classic × Adventure” yang memadukan tradisi dengan teknologi terkini.

BSA yang prestisius telah dihidupkan kembali sebagai bagian dari Mahindra Group India. Thunderbolt, yang memulai debut dunianya tahun ini di EICMA 2025, merupakan model keempat dalam jajaran BSA terbaru, setelah Gold Star 650, Bantam 350, dan Scrambler 650. Thunderbolt menggabungkan kemampuan touring dan off-road, motor ini dirancang sebagai “alat berkendara” bagi para petualang masa kini.

“Thunderbolt” adalah nama model touring terdahulu yang pernah diproduksi dari tahun 1962 hingga 1972 dan Terkenal di pasar Amerika Utara. Thunderbolt terbaru, yang tetap mempertahankan nama ini, dijadwalkan akan mulai dijual pada pertengahan 2026 sebagai model petualangan pertama dari merek tersebut.

Gayanya mengingatkan pada motor reli, dengan kap mesin depan dan belakang yang besar dan berani, memberikan kesan klasik Tetapi bertenaga. Kaca windshield depan yang curam dapat disesuaikan, tinggi jok 815 mm, dan jarak sumbu roda 1.465 mm. Meskipun ukurannya ringkas, motor ini dilengkapi tangki bahan bakar 15,5 liter, memastikan jangkauan yang luas Demi perjalanan touring jarak jauh.

Mesinnya adalah DOHC satu silinder berkapasitas 334cc berpendingin air, mirip dengan Bantam 350 yang dirilis sebelumnya. Motor ini menghasilkan tenaga maksimum 29,16 HP dan torsi maksimum 29,56 Nm, sesuai dengan regulasi Euro 5+.

Knalpotnya berjenis upswept yang mempertimbangkan jalan basah Ketika menyusuri sungai. Hal ini, dipadukan dengan rangka eksoskeleton yang ringan dan transmisi 6-percepatan, memberikannya potensi Demi berbagai medan berkendara, mulai dari berkendara di kota hingga jalan hutan dan touring.

Suspensi depan dilengkapi garpu terbalik upside down Φ41mm (jarak 200mm) dan monoshock 7-tahap yang dapat disetel beban awal (jarak 180mm) di bagian belakang. Dilengkapi dengan velg jari-jari kawat (F21 inci / R17 inci) dan ban Dunlop berpola blok, memberikan traksi yang sangat Berkualitas bahkan di jalan tak beraspal.

Selain itu, kontrol traksi dan ABS 3-mode (Jalan Raya/Hujan/Off-Road) merupakan perlengkapan standar. Kopling bantu dan slipper clutch juga merupakan perlengkapan standar, memungkinkan kendali yang Kukuh bahkan di jalan kasar. Dashboardnya TFT berwarna juga dilengkapi dengan navigasi tikungan demi tikungan (TbT) melalui koneksi Bluetooth dan port pengisian daya USB, memastikan kenyamanan pengguna.

Anupam Taleja, salah satu pendiri Classic Legends, yang menghidupkan kembali merek BSA, dengan bangga menyatakan, “Ini adalah motor petualangan 350 terbaik di dunia. Kendarai saja dan Anda akan mengerti. Thunderbolt baru ini andal dan cukup menarik Demi dikendarai dengan bebas di jalan raya maupun off-road. Motor ini Kagak hanya membawa Anda ke mana pun Anda Mau pergi, tetapi juga Membangun seluruh prosesnya menyenangkan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *