Liputanindo.id– Aliansi Inggris – Mantan gelandang Manchester United, Nicky Butt, menyebut sikap Alejandro Garnacho selama berada di Setan Merah sebagai hal yang memalukan, sehingga menjualnya adalah keputsan terbaik yang Dapat diambil oleh pihak klub.
Kebersamaan Alejandro Garnacho Berbarengan Manchester United harus berakhir pada bursa musim panas 2025 Lampau. Garnacho secara Formal dijual oleh Man United pada Chelsea dengan biaya transfer yang ditaksir mencapai 40 juta pounds.
Sayangnya, Garnacho sejauh ini belum Dapat menampilkan performa yang meyakinkan Berbarengan Chelsea. Terbaru, Ia bahkan harus dipermalukan oleh sang mantan tim dengan skor tipis 0-1 di Stamford Bridge pada lanjutan Aliansi Inggris.

Pasca laga usai, bermunculan unggahan bernada sindiran dari skuad United yang ditujukan pada Garnacho. Kebanyakan menampilkan bahwa Garnacho memang Mempunyai masalah dalam ruang ganti Man United dulu.
Hal tersebut kemudian ditegaskan Tengah oleh seorang Nicky Butt. Ia tak ragu mengkritik tajam terkait dengan sikap dan tingkah laku kurang menyenangkan Garnacho semasa membela United.
Baca Juga:
“Tetapi, sikapnya bagiku, sungguh memalukan Begitu dia Lagi di United. Itulah sebabnya hal seperti itu terjadi ketika orang-orang memposting hal-hal semacam itu (Shaw di Instagram). Apabila Anda berada di ruang ganti, Lampau pergi begitu saja, dan sama sekali Enggak menghormati rekan-rekan setimmu serta klub sepak bola,” ujar Butt dilansir DAZN.
“Dia Niscaya akan disulitkan setiap hari dalam latihan. Dia Niscaya segera ditempatkan pada tempatnya oleh para pemain yang dibesarkan Berbarengan kami. Ditekan, diusir. Dia bakal diperlakukan sangat Jelek Apabila berperilaku seperti itu, tetapi Ia akan belajar darinya dan menjadi lebih Berkualitas.”
Butt sendiri bukanlah sosok asing dalam internal klub Man United karena pernah bekerja di akademi pada medio 2016 Tiba 2019. Ia kemudian diangkat menjadi kepala pengembangan tim Istimewa Tiba tahun 2021 Lampau.
Ia menilai bahwa ketenaran dan berbagai sorotan terlalu Segera Demi didapatkan oleh Garnacho yang Lagi sangat hijau. Ditambah Tengah bayaran tinggi dari pihak klub yang semakin membuatnya terlalu berurusan dengan masalah luar lapangan.

“Garnacho selalu sedikit Congkak. Dia punya pandangan tinggi tentang dirinya sendiri. Menurutku, dia punya sesuatu yang istimewa, dan ketika dia masuk ke tim Istimewa Manchester United, dan Diriku akan mengatakan apa adanya karena Diriku Eksis di sana menyaksikannya sendiri, dia terlalu Segera merasa lebih tinggi dari yang Sepatutnya,” tambah Butt.
“Dia meraih status superstar terlalu Segera. Dan ini bukan Diriku, seorang pemain senior, yang bilang mereka dibayar segitu. Malah berharap para pemain muda dibayar jutaan. Tapi dia meraih status superstar begitu Segera, Lampau mencetak gol tendangan salto, yang merupakan gol fenomenal, dan semuanya berjalan seperti itu. Sepatutnya Eksis orang di klub sepak bola itu yang menahan lajunya. Mungkin memang Eksis, tapi dia mengabaikannya.”
Selalu update Berita bola terbaru seputar Aliansi Inggris hanya di Liputanindo.id
