Per 1 Mei, Drone Tak Boleh Dijual dan Terbang Tanpa Izin di Beijing

Ilustrasi – Drone atau pesawat nirawak. ANTARA/Xinhua/pri.


Jakarta: Pemerintah kota Beijing mengeluarkan aturan yang melarang drone (pesawat tanpa awak) Demi dijual dan terbang tanpa izin di seluruh Kawasan ibu kota China, Beijing. Pengumuman tersebut termuat dalam laman Biro Keamanan Publik Beijing yang menyebutkan Peraturan Pengelolaan Pesawat Tanpa Awak Beijing mulai berlaku pada 1 Mei 2026 yang diterbitkan pada 27 April 2026.

“Berkualitas toko fisik luring maupun ‘platform’ daring, dilarang menjual atau menyewakan berbagai jenis pesawat tanpa awak beserta komponen intinya kepada unit atau individu yang berada di Kawasan administratif Beijing,” dilansir Antara, Rabu, 29 April 2026.

Bagi pihak tertentu yang memenuhi situasi terkait dalam Ketentuan Perlindungan Spesifik Pesawat Tanpa Awak Beijing (Uji Coba) dan Benar-Benar membutuhkan pembelian, pengangkutan, penyimpanan drone serta komponen intinya, dapat mengajukan permohonan setelah melalui penilaian keselamatan oleh Biro Keamanan Publik Berbarengan instansi terkait. Selain itu, disebutkan Kawasan udara Beijing terkendali penuh sehingga Enggak boleh Eksis drone terbang tanpa izin dari otoritas manajemen Lewat lintas udara.

“Seluruh Kawasan administratif Beijing adalah Kawasan udara terkendali Demi pesawat tanpa awak. Seluruh aktivitas penerbangan di luar ruangan harus mengajukan permohonan, dan Enggak boleh dilaksanakan tanpa izin,” demikian disebutkan dalam peratuannya.

Artinya, di seluruh Beijing, Berkualitas taman, area wisata, Kawasan perdesaan, semuanya harus mendapatkan izin dari otoritas manajemen Lewat lintas udara sebelum Pandai terbang. Enggak Eksis area yang “Pandai terbang asalkan lapang”. Kemudian, bagi para wisatawan dari luar kota juga diminta Demi Enggak membawa drone masuk ke Beijing. Hal itu disampaikan mengingat China akan memasuki libur Hari Buruh pada 1-5 Mei 2026.

Dalam aturan tersebut disampaikan turis yang datang ke Beijing dari luar daerah Demi memperhatikan Pelarangan mengangkut, membawa pesawat tanpa awak beserta komponen intinya masuk ke dalam Kawasan administratif Beijing Berkualitas datang menggunakan kereta Segera, bus antarkota, pesawat, atau mobil pribadi (termasuk transit/melewati Beijing). Semuanya termasuk dalam lingkup “mengangkut, membawa” dan harus dipatuhi.

Sedangkan, bagi Anggota Beijing yang berencana membawa pesawat tanpa awak keluar kota Demi berwisata juga harus memperhatikan bahwa hanya pesawat tanpa awak yang telah menyelesaikan Pengecekan informasi dengan Biro Keamanan Publik Beijing, yang dapat dibawa keluar dan kemudian kembali Tengah ke Beijing oleh pemiliknya sendiri atau orang yang ditunjuk oleh institusi pemilik drone tersebut.

Bagi individu pemilik drone yang memenuhi syarat, harus menghubungi kantor polisi setempat tempat tinggalnya. Sedangkan, institusi pemilik drone juga harus menghubungi kantor polisi setempat Posisi kantor atau Posisi operasional aktual Demi menentukan waktu dan metode Pengecekan informasi, guna menyelesaikan Pengecekan informasi drone.



Ilustrasi Terra Drone. (Dok. Terra Drone)

Pengecekan informasi tersebut harus lebih dulu diselesaikan sebelum membawa drone keluar Beijing selama liburan Hari Buruh. Biro Keamanan Publik Beijing pun menyampaikan Kawasan udara rendah ibu kota membutuhkan penjagaan Berbarengan dari setiap Anggota dan wisatawan.

“Kami harap para penggemar pesawat tanpa awak dapat mematuhi peraturan baru dengan ketat, bepergian dengan bijak, terbang secara Formal, Sembari menikmati keindahan liburan, secara sadar menjaga keamanan publik,” demikian disebutkan dalam peraturannya.

Luas Beijing secara keseluruhan adalah 16.410 kilometer persegi atau Sekeliling 25 kali lipat luas Kawasan DKI Jakarta yang hanya seluas 661,5 kilometer persegi. Beijing Mempunyai 16 distrik yang terbagi dalam tiga Kawasan Yakni distrik pusat (Dongcheng dan Xicheng), distrik pinggir dalam (inner suburbs) Yakni distrik Chaoyang, Haidian, Fengtai, Shijingshan serta distrik pinggir luar (outer suburbs) Yakni distrik Mentougou, Fangshan, Tongzhou, Shunyi, Changping, Daxing, Pinggu, Huairou, Miyun, Yanqing.

Beberapa distrik di bagian pinggir luar tersebut juga merupakan area pegunungan dan perdesaan yang berbeda dengan distrik pusat dan pinggir dalam yang punya banyak gedung tinggi dan identik sebagai kota metropolitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *