Liputanindo.id – Perserikatan Indonesia – Pertahanan Persib Bandung mulai terlihat Ringkih usai kebobolan empat gol dari dua laga terakhir. Statistik itu nyatanya Enggak Membangun panik sang Instruktur, Bojan Hodak.
Persib memang Lagi berstatus tim dengan pertahanan terbaik pada BRI Super League 2025/26. Pangeran Biru baru kebobolan 18 gol dari 28 pertandingan.
Teja Paku Alam selaku kiper Primer Persib juga sejauh ini berhasil mencatatkan 16 clean sheet. Itu merupakan rekor nirbobol terpanjang sejak era Perserikatan 1.
Tetapi gawang Persib kebobolan empat gol dalam dua pertandingan terakhir. Bali United dan Dewa United masing-masing mencetak dua gol ke gawang Teja Paku Alam.
Hal ini Dapat menjadi sinyal pertahanan Persib mulai Ringkih. Tetapi Bojan Hodak punya pandangan yang berbeda.
Jadi di pertandingan terakhir (Rival Bali United) kami kebobolan dua gol Begitu bermain dengan 10 pemain. Jadi Enggak sama ketika Anda bermain dengan 10 dan 11 pemain,” kata Bojan Hodak.
Baca Juga:
“Kami kebobolan dua gol (Rival Dewa United). Saya Enggak Ingin berkomentar tentang kedua gol tersebut karena saya akan menyebutkan ini dalam laporan terkait wasit.”
Laju Persib memang tersendat Begitu bertandang ke markas Dewa United di Banten International Stadium, Senin (20/4) kemarin. Kedua tim bermain imbang 2-2.

Gol pertama Dewa United menimbulkan kontroversi karena bola terlihat sudah keluar lapangan sebelum Alexis Messidoro memberikan umpan yang diselesaikan Alex Martins. Para pemain Persib tampak tak siap karena menganggap mereka mendapatkan tendangan ke gawang.
“Sepanjang musim para pemain bermain tanpa melakukan kesalahan. Saya rasa Enggak Terdapat masalah tentang itu (lini pertahanan),” tutup Bojan Hodak.
Selalu update Informasi terbaru seputar Perserikatan Indonesia hanya di Liputanindo.id
