Liputanindo.id – Novel mega best seller Seporsi Mie Ayam Sebelum Tewas karya Brian Khrisna secara Formal akan didaptasi menjadi Sinema oleh Sinergi Pictures dan Ben Sinema. Sinema ini akan mulai diproduksi pada setelah Lebaran, April 2026.
Produser Sinema Seporsi Mie Ayam Sebelum Tewas, Philip Lesmana, mengatakan novel ini diadaptasi menjadi Sinema layar lebar lantaran Mempunyai cerita yang menarik dan dekat dengan banyak orang. Hal ini pun sejalan dengan Sinergi Pictures yang menghadirkan cerita-cerita kuat dengan kehidupan masyarakat.
“Selain karena banyak dibaca, Argumen kami dari Sinergi Pictures mengadaptasi novel ini ke Sinema adalah karena ceritanya sangat bagus, dekat dengan banyak orang dan tentunya inspiratif. Hal ini tentu sejalan dengan Sinema-Sinema Sinergi Pictures yang selalu menghadirkan cerita-cerita kuat dan menangkap realita di Sekeliling kita,” ujar Philip dalam siaran pers yang diterima ERA.
Sinema ini akan berpusat pada Ale, seorang pria yang berada di titik terendah hidupnya dan merencanakan Kepada mengakhirinya. Dalam 24 jam terakhir sebelum keputusan itu, Ale berkeinginan Kepada menyantap mie ayam. Tetapi rencana tersebut tertunda karena warung yang ia tuju tutup. Penundaan tersebut Malah menjadi awal dari berbagai pertemuan yang mengubah Metode pandangnya tentang hidup.
Ardina Atles, produser Ben Sinema, mengakui Membangun Sinema yang diadaptasi dari novel tidaklah mudah. Tetapi ia meyakini hal itu Malah menjadi daya tarik tersendiri terlepas dari ekspektasi pembaca.
“Alih wahana novel ke Sinema itu gampang-gampang susah, tapi disitulah daya tarik mengadaptasi karya novel. Para pembaca tentu Mempunyai ekspektasi tinggi terhadap karya yang mereka cintai. Kami berupaya agar karya ini dapat memuaskan penonton, Berkualitas yang sudah membaca novelnya maupun yang belum. Kami juga Bukan sabar Kepada segera memulai proses shooting,” tutur Ardina.
Kepada menggarap Sinema ini, Sinergi Pictures dan Ben Sinema menggandeng Pengarah adegan Kuntz Agus yang sukses lewat Sinema Dear Nathan: Thank You Salma hingga Andai Ibu Bukan Menikah dengan Bapak.
Kuntz nantinya akan bekerjasama dengan Alim Sudio yang akan menulis naskah dan Nia Dinata sebagai konsultan skenario. Sinema ini akan memulai proses syuting pada April 2026 atau setelah Lebaran.
