KBRI Warsawa Dorong Perluasan Ekonomi RI ke Polandia Melalui Dua Perhimpunan Bisnis

KBRI Warsawa memperkuat promosi perdagangan, investasi, dan pariwisata Indonesia melalui dua Perhimpunan bisnis strategis di Polandia. (KBRI Warsawa)


Warsawa: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Warsawa memperkuat promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi Indonesia melalui dua Perhimpunan bisnis strategis di Polandia guna memanfaatkan pertumbuhan ekonomi negara tersebut sekaligus memperluas Interaksi ekonomi bilateral.

Dalam upaya mendorong peningkatan capaian Trade, Tourism, and Investment (TTI) Indonesia, KBRI Warsawa menyelenggarakan Indonesia–Poland Business Perhimpunan: Partnering with Indonesia: Investment, Trade & Workforce Perhimpunan di Krakow pada 21 April 2026 bekerja sama dengan Ma?opolska Agency for Regional Development.

Perhimpunan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber strategis, termasuk Atase Perdagangan KBRI Berlin Febi Adrian, Direktur Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) London Siti Tiefryani Fahlyah, serta Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Warsawa Fatimah Alatas.

Berdasarkan siaran pers KBRI Warsawa yang diterima Liputanindo.id, Senin, 27 April 2026, disebutkan bahwa kegiatan ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan Krusial Polandia, mulai dari Utusan Spesifik Gubernur Provinsi Ma?opolska Demi Pengembangan Kewirausahaan dan Pasar Tenaga Kerja, Ma?opolska Centre for Entrepreneurship, Ma?opolska Regional Development Agency, hingga kalangan pelaku usaha.

Selanjutnya, KBRI Warsawa juga berpartisipasi sebagai narasumber dalam seminar Doing Business in ASEAN di kota Lodz pada 23 April 2026 bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lodz.

Melalui seminar tersebut, Indonesia diperkenalkan kepada institusi strategis Polandia seperti Polish Investment and Trade Agency (PAIH), National Support Centre for Agriculture (KOWR), serta komunitas bisnis Polandia yang lebih luas.

KBRI Warsawa menegaskan bahwa Indonesia bukan hanya pasar potensial, tetapi juga Kenalan strategis dan hub pertumbuhan Polandia di kawasan Indo-Pasifik.

Di tengah tantangan demografi Polandia, Indonesia menawarkan populasi tenaga kerja muda dan produktif yang dapat mendukung kebutuhan pasar tenaga kerja negara tersebut, termasuk melalui kerja sama pelatihan vokasi dan pertukaran Bakat.

IEU-CEPA

Momentum penyelesaian Indonesia–EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang ditargetkan mulai berlaku pada 1 Januari 2027, juga menjadi Konsentrasi Primer promosi.

Perjanjian tersebut diproyeksikan akan Membikin lebih dari 90 persen pos tarif menjadi Kosong persen, membuka Kesempatan besar bagi Polandia sebagai gerbang Primer produk Indonesia ke kawasan Eropa Tengah dan Timur.

Atase Perdagangan Febi Adrian menegaskan bahwa Eropa merupakan kawasan strategis bagi Perluasan produk unggulan Indonesia.

Dengan pertumbuhan ekonomi Polandia yang mencapai 3,6 persen pada 2025 dan proyeksi 3,9 persen pada 2026, serta daya beli masyarakat yang kuat, Polandia dinilai sangat potensial sebagai Kenalan dagang jangka panjang.

Di sektor investasi, Direktur IIPC London Siti Tiefryani Fahlyah menyoroti Indonesia sebagai salah satu destinasi Primer Foreign Direct Investment (FDI) Dunia.

Pada 2025, realisasi investasi Indonesia mencapai Rp1.931,2 triliun atau Sekeliling USD120,7 miliar, tumbuh 12,7 persen secara tahunan.

Kesempatan Bisnis di Indonesia

Sementara itu, investasi Polandia di Indonesia juga menunjukkan tren positif dengan total kumulatif USD29,1 juta dan pertumbuhan CAGR mencapai 91,2 persen dalam lima tahun terakhir.

Indonesia juga menekankan berbagai reformasi struktural, termasuk penyederhanaan perizinan berbasis risiko, hilirisasi industri, transisi Kekuatan Rapi, percepatan ekonomi digital, serta Kesempatan investasi besar di sektor manufaktur, Kekuatan terbarukan, pengolahan pangan, teknologi, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Perhimpunan bisnis tersebut juga dimanfaatkan Demi mempromosikan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang akan digelar pada 14–18 Oktober 2026, sekaligus menjaring pembeli potensial dari Polandia.

Antusiasme tinggi dari peserta pemerintah maupun sektor swasta Polandia menunjukkan meningkatnya minat terhadap Kesempatan bisnis dengan Indonesia, termasuk terhadap produk unggulan seperti mutiara.

KBRI Warsawa menegaskan akan Lanjut memperkuat diplomasi ekonomi melalui promosi berkelanjutan dan tindak lanjut konkret Serempak Kenalan Polandia di masa mendatang.

Baca juga:  Kopi dan Cokelat Indonesia Tembus Pasar Polandia Lewat Warsaw Coffee Festival 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *