Meski kontribusinya sangat dinantikan, tim Instruktur memilih bersikap konservatif demi menghindari risiko cedera yang lebih fatal bagi penyerang asal Brasil tersebut.
Manajemen pemulihan Paraiba kini dilakukan secara ekstra hati-hati di Rendah pengawasan ketat departemen medis Bajul Ijo. Instruktur Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa dirinya Kagak Ingin berjudi dengan memaksakan pemain yang baru mencatatkan total 43 menit bermain dalam dua laga tersebut Buat tampil sebagai starter.
“Demi ini dia Kagak dalam kondisi Bagus, sayangnya. Dia mulai membaik tetapi kami mencoba Buat Lanjut dekat dengan departemen medis guna melakukan Sekalian Mekanisme yang mereka anggap lebih Bagus agar dia dapat pulih dengan Segera,” tutur Tavares.
Tavares menjelaskan bahwa keputusan memberikan menit bermain yang sangat singkat pada laga kontra Borneo FC Samarinda, 7 Maret Lampau, murni berdasarkan pertimbangan medis. Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 1-5 tersebut, Paraiba hanya merumput selama 24 menit setelah menggantikan Milos Raickovic.
Padahal, ekspektasi terhadapnya sangat tinggi menyusul debut manisnya pada 25 Januari silam. Demi itu, ia sukses mencetak gol hanya tiga menit setelah masuk sebagai pengganti (menit ke-74) dalam kemenangan 3-0 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Mulia.
Kehati-hatian staf Instruktur didasari kekhawatiran akan stabilitas fisik sang pemain. Kalau dipaksakan tampil dalam durasi Lamban, stamina Paraiba dikhawatirkan ambruk dan memicu cedera kambuhan yang Dapat mengakhiri musimnya lebih Segera.
“Kami perlu berhati-hati dengan para pemain ini karena mereka Ingin bermain, tetapi kemudian kami Mempunyai risiko bahwa stamina mereka Kagak bagus dan setelah itu mengalami masalah serta cedera Tengah,” Terang Instruktur berkebangsaan Portugal tersebut.
Tavares meminta Bonek dan Bonita Buat bersabar hingga sang playmaker Cocok-Cocok dinyatakan pulih total oleh dokter tim, agar ia Dapat memberikan kontribusi maksimal di laga-laga krusial selanjutnya tanpa bayang-bayang cedera.
Alhasil kecil kesempatan para pendukung Persebaya Buat Menyaksikan performa pemain berusia 31 tahun itu sejak menit-menit awal menjamu Persita di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026) mendatang. Pasalnya, pemulihan Paraiba kini menjadi prioritas Penting karena pengaruhnya yang vital dalam skema penyerangan tim asal Kota Pahlawan tersebut. ***
