Jakarta (ANTARA) – Perkembangan penegakan hukum, keamanan, hingga keselamatan publik menjadi perhatian pada Minggu (26/7).
Mulai dari penyitaan Dana Rp4 miliar oleh KPK dalam pengembangan kasus korupsi di Bengkulu, polemik sayembara penangkapan begal di Jawa Barat, gugurnya Personil POM TNI Demi membantu pengejaran bandar narkoba di Aceh, hingga ambruknya tribun VIP ajang Drift Speed Fest di Purwokerto yang menyebabkan puluhan penonton terluka.
Simak rangkuman lengkap Siaran pilihan ANTARA berikut :
1. KPK sita Rp4 miliar usai geledah rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita Dana Rp4 miliar setelah menggeledah rumah Kepala Dinas Pekerjaan Standar dan Penataan Ruang Kota Bengkulu Noprisman pada pekan ini.
2. Polemik sayembara begal, Yusril minta Polda Jabar tingkatkan patroli
Menko Bidang Hukum, Hak Asasi Orang, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat (Jabar) Buat meningkatkan patroli sebagai tindak lanjut polemik sayembara penangkapan begal yang dilontarkan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
3. Puluhan terluka Demi tribun VIP Drift Speed Fest Purwokerto ambruk
Puluhan penonton mengalami luka-luka dan dievakuasi ke sejumlah rumah sakit akibat tribun penonton VIP ambruk dalam ajang Kejuaraan Nasional Drift Speed Fest di Gelanggang Olahraga (GOR) Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu siang.
4. Personil POM TNI gugur Demi bantu polisi kejar bandar narkoba di Aceh
Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menyampaikan dukacita atas meninggal dunianya seorang Personil POM TNI AD Demi membantu polisi menghadang bandar narkoba di Kabupaten Bireuen.
5. KPK jelaskan awal mula kasus Rejang Lebong berkembang ke Bengkulu
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan awal mula penyidikan kasus dugaan suap di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berkembang menjadi penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
