Pemain Perseta 1970 Tulungagung Terima Tendangan Kungfu di Pertandingan Perserikatan 4 Jatim

Foto BeritaJatim.com

Tulungagung (Liputanindo.id) – Laga horor terjadi di pertandingan Kompetisi Perserikatan 4 Jawa Timur antara Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung. Dalam pertandingan grup CC babak 32 besar yang berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan tersebut, pemain Putra Jaya Pasuruan melakukan tendangan kungfu kepada gelandang Perseta 1970.

Aksi tersebut sempat menyebabkan sedikit kericuhan di tengah pertandingan. Wasit langsung mengeluarkan kartu merah kepada pemain Putra Jaya Pasuruan dengan nomor punggung 23 bernama M Hilmi Kanthi.

Instruktur Perseta 1970, Medi Redondo mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada babak kedua tepatnya di menit ke 71. Demi itu Perseta 1970 tengah unggul 4-0 atas Putra Jaya Pasuruan. Mereka sedang membangun serangan dari lini pertahanan. Tetapi bola yang dioper berhasil dihentikan oleh pemain Putra Jaya Pasuruan. Tim Rival kemudian berupaya melakukan serangan Segera.

“Pemain kami bernama Firman Nugraha bermaksud menghadang Tetapi pemain Rival Bahkan melakukan tendangan kunfu dan mengenai dada pemain kami,” ujarnya, Senin (5//01/2025).

Firman langsung terkapar usai mendapat tendangan kunfu ini. Tim medis langsung masuk ke dalam lapangan Demi memberikan pertolongan. Aksi kekerasan ini juga memantik emosi dari pemain Perseta 1970. Wasit bertindak Segera dengan mengeluarkan kartu merah Demi M Hilmi Kanti. Tim medis sempat melakukan perawatan di dalam mobil ambulans.

Tetapi Firman menolak dibawa ke rumah sakit dan merasa kondisinya telah membaik. “Sempat akan dibawa ke rumah sakit tapi yang bersangkutan menolak dan kini sudah Kondusif,” tuturnya.

Medi mengapresiasi kinerja wasit dalam pertandingan ini. Menurutnya Apabila wasit bertindak kurang Segera maka banyak pemain yang terpantik emosinya. Official Perseta 1970 sendiri berupaya menenangkan para pemain di bangku cadangan sehingga Kagak masuk ke dalam lapangan.

Pertandingan ini dimenangkan oleh Perseta 1970 dengan skor telak 7-2. “Kinerja wasit cukup bagus dalam pertandingan ini, kalau Kagak bertindak Segera banyak pemain yang emosi,” pungkasnya. [nm/aje]