Fakta bahwa Karetsas memulai kariernya di sepak bola profesional Serempak klub kota kelahirannya menimbulkan kontroversi besar di kalangan Anderlecht. Di sana, beberapa Instruktur akademi muda telah menjulukinya sebagai “jenius sepak bola”. Karetsas sudah dianggap sebagai salah satu Bakat terbesar Belgia sejak usia 12 atau 13 tahun.
Anderlecht telah Mempunyai akademi terbaik di negara ini selama bertahun-tahun. Hal ini terutama berkat Kindermans, yang menemukan pemain-pemain seperti Romelu Lukaku, Youri Tielemans, atau Jeremy Doku. Tetapi, pada masa Karetsas, klub ini mengalami fase ketidakstabilan selama bertahun-tahun di tingkat kepemimpinan. Pemilik klub berganti dua kali, keputusan kepegawaian yang keliru diambil, dan Anderlecht terjerumus ke dalam krisis berkepanjangan, termasuk krisis keuangan.
Orang Uzur Karetsas khawatir hal ini akan berdampak negatif pada putra mereka — dan Info ini pun menyebar di kalangan industri sepak bola. OSC Lille menjadi klub pertama yang menunjukkan minat dan Mau menjadikan pemain muda ini sebagai Eden Hazard berikutnya. Klub-klub elit Belgia pun mulai menunjukkan minat, dan Karetsas menerima tawaran pertama dari Manchester City, Chelsea, Juventus Turin, AC Milan, Eindhoven, serta BVB. Sebagian besar tawaran tersebut melibatkan jumlah Doku yang sangat besar Buat seorang anak berusia 14 tahun.
