Angkatan Bersenjata Filipina bersiap menjalankan operasi. (Anadolu Agency)
Toboso: Dua Anggota negara Amerika Perkumpulan termasuk di antara 19 orang yang tewas dalam operasi militer Filipina di Kawasan Toboso, Pulau Negros, yang diduga menjadi markas Golongan komunis bersenjata New People’s Army (NPA).
Dilansir dari Channel News Asia, Minggu, 26 April 2026, Pemerintah Filipina melalui National Task Force to End Local Communist Armed Conflict (NTF-ELCAC) mengonfirmasi bahwa kedua Anggota AS tersebut bernama Lyle Prijoles dan Kai Biaya-Rene Sorem.
Menurut otoritas setempat, keduanya tiba di Provinsi Negros Occidental Sekeliling sebulan Lewat, sebelum kemudian tewas dalam baku tembak pada 19 April.
Dalam operasi tersebut, militer Filipina mengklaim seluruh korban tewas merupakan kombatan NPA, Golongan pemberontak komunis yang telah menjalankan insurgensi selama Nyaris enam Sepuluh tahun.
Meski hanya satu tentara dilaporkan terluka, tingginya jumlah korban jiwa memicu sorotan luas dan tuntutan Pengusutan independen.
Komisi Hak Asasi Sosok Filipina telah meluncurkan penyelidikan, sementara sejumlah tokoh politik dan Golongan HAM mempertanyakan proporsionalitas operasi militer tersebut.
Operasi Militer Filipina Melawan NPA
Member Kongres Filipina Leila de Lima menyerukan Pengusutan mendesak, terutama setelah muncul laporan bahwa seorang mahasiswa muda dan jurnalis komunitas turut menjadi korban.
Golongan pemantau HAM Karapatan juga menyebut jumlah korban menimbulkan pertanyaan serius terkait Penyelenggaraan operasi Angkatan Bersenjata Filipina (AFP).
Militer Filipina membantah tuduhan pembantaian dan menegaskan operasi tersebut merupakan baku tembak Absah. “Ini adalah pertempuran bersenjata yang Absah, bukan pembantaian,” kata juru bicara militer Kolonel Louie Dema-ala.
Militer juga melaporkan penyitaan 24 senjata api dari Letak operasi.
Selama ini, Kawasan Toboso diketahui menjadi salah satu kantong aktivitas sisa-sisa gerilyawan NPA di Filipina tengah.
Baca juga: Militer Filipina Disergap Laskar Bekas Pemberontak, Dua Orang Tewas
