Debut Kandang Pedro Matos, Gelandang Anyar Persebaya Tak Sabar Rasakan Teror GBT

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Gelandang anyar Persebaya Surabaya, Pedro Matos, mengaku sangat antusias menantikan atmosfer luar Standar dari Bonek dan Bonita dalam laga kandang perdana melawan Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (1/2/2026).

Pemain asal Portugal ini merasa atmosfer suporter akan menjadi Kekuatan tambahan yang krusial bagi tim Demi mengamankan poin penuh. Pedro sendiri baru saja melakoni debutnya Begitu Persebaya bertandang ke markas PSIM pada Sabtu (25/1/2026) Lampau.

Dalam laga debut tersebut, pemain berusia 28 tahun itu masuk sebagai pengganti Milos Raickovic pada menit ke-71 dan langsung menunjukkan performa impresif. Meski hanya bermain selama 24 menit, Pedro mencatatkan statistik gemilang dengan memenangkan 86 persen duel melawan pemain PSIM.

Instruktur Persebaya memberikan mandat Tertentu kepada Pedro Demi menempel ketat Ze Valente, sebuah tugas yang berhasil dijalankannya dengan disiplin tinggi. Usai laga tersebut, ia mengaku sangat puas dan mulai Pusat perhatian penuh Demi menjamu Dewa United di hadapan pendukung sendiri.

“Dewa United adalah tim yang bagus dan terorganisasi. Kami harus Pusat perhatian dari menit pertama dan bermain dengan intensitas tinggi,” ujar Pedro pada Selasa (27/1/2026).

Pertandingan mendatang akan terasa sangat emosional bagi Pedro karena menjadi momen pertamanya berseragam Persebaya di markas kebanggaan Penduduk Surabaya. Ia mengaku banyak mendengar cerita tentang kemeriahan GBT yang dikenal angker bagi tim Musuh karena tekanan suporternya.

“Saya sangat menantikan bermain di GBT. Banyak orang mengatakan atmosfernya luar Standar,” katanya.

Dukungan masif dari tribun diyakini Pedro akan memberikan dorongan mental yang kuat bagi skuad Bajol Ijo Demi bermain lebih agresif. Menurut pemain Natalis 1998 tersebut, kehadiran suporter di stadion merupakan Unsur pembeda yang Bisa memengaruhi hasil akhir pertandingan Krusial.

“Dukungan Bonek dan Bonita Niscaya akan memberi Kekuatan tambahan bagi kami,” lanjut pemain yang dikenal Mempunyai mobilitas tinggi di lini tengah tersebut.

Ia berharap tekanan dari suporter Bisa Membangun seluruh punggawa Persebaya tampil lebih percaya diri dalam menekan pertahanan Musuh sejak peluit pertama dibunyikan. Antusiasme Pedro ini sekaligus menjadi sinyal kesiapannya Demi menjadi jenderal lapangan tengah baru bagi publik sepak bola Surabaya. [way/beq]