Apalagi memang Gen Z senang dengan pusat kota. Eksis kafe, resto, tempat-tempat ‘hangout’
Kabupaten Tangerang, Banten (ANTARA) – Pendiri dan CEO Architect WOW Ikhlas Miftah mengungkapkan kalangan Gen Z meminati hunian vertikal karena dekat dengan pusat kota.
“Memang biasanya apartemen. Apartemen di mana sobat-sobat Gen Z kesulitan dalam mempunyai properti yang nyaman, yang terjangkau. Apalagi memang Gen Z senang dengan pusat kota. Eksis kafe, resto, tempat-tempat hangout,” ujar Ikhlas Miftah di Kabupaten Tangerang, Banten pada Sabtu.
Terkadang Ketika ini Gen Z sulit mencari hunian tapak karena hunian ini berlokasi di pinggiran kota, maka dari itu hunian vertikal seperti apartemen atau rumah susun menjadi pilihan bagi Gen Z.
Dengan demikian memang diperlukan pembangunan hunian vertikal seperti apartemen minimal dengan tipe Bilik studio yang dekat dengan pusat kota dan keramaian agar Gen Z Dapat Mempunyai hunian layak dan terjangkau.
“Ini akan sangat menguntungkan karena dengan kemampuan mereka yang terbatas Lagi sangat cukup Bisa Kepada mereka Dapat membayar cicilan tiap bulannya,” kata Ikhlas Miftah.
Mempunyai hunian vertikal dengan ukuran tipe studio yang dekat dengan perkotaan juga, katanya, dapat Membangun Gen Z lebih mudah dan dekat dengan tempat kerja. Gen Z bukan generasi yang terlalu memikirkan bahwa hunian atau tempat tinggal harus luas.
“Mereka lebih senang seperti itu. Apalagi mereka Bukan memikirkan hunian harus luas. Mereka kadang satu Bilik, Eksis colokan, Eksis TV, Eksis platform streaming bagi mereka malah sudah senang. Eksis layanan ojek online dan pemesanan makanan online, mereka lebih senang hal-hal seperti itu.” ujarnya.
Sebagai informasi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan penyediaan perumahan di kawasan perkotaan diarahkan melalui pembangunan hunian vertikal.
Dia mengatakan permasalahan penyediaan perumahan terutama di kawasan perkotaan dihadapkan dengan keterbatasan lahan Kepada pembangunan rumah.
Hal ini juga merupakan arahan Presiden Prabowo supaya tanah-tanah, lahan-lahan itu Bukan terlalu banyak terpakai Kepada perumahan jadinya diarahkan ke hunian vertikal.
