Bondowoso – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bondowoso mulai merealisasikan program Sokongan peternakan dengan menyalurkan ribuan ayam petelur kepada Grup masyarakat di Kecamatan Pujer dan Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Kamis (9/7/2026). Penyaluran tersebut menjadi langkah awal percepatan Penyelenggaraan program setelah berbagai persoalan administrasi dan regulasi yang sempat menghambat kegiatan berhasil diselesaikan.
Program Sokongan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan rakyat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. Distribusi dilakukan kepada Grup yang telah lolos Pembuktian, termasuk kesiapan kandang dan kemampuan pemeliharaan ternak.
Kepala Disnakkan Bondowoso, Hendrik Widotono, mengatakan realisasi Sokongan merupakan bentuk komitmen pemerintah menjawab kebutuhan para peternak sekaligus memastikan program pembangunan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Aspirasi peternak kami jawab dengan aksi Konkret di lapangan. Setelah berhasil merampungkan kendala regulasi, minggu ini kami langsung turun mendistribusikan bibit ayam petelur kepada Grup masyarakat guna memacu kemandirian ekonomi hewani di tingkat desa,” ujar Hendrik.
Pada tahap pertama, Grup Pagungan di Desa Mengok, Kecamatan Pujer menerima Sokongan sebanyak 347 ekor ayam petelur. Sementara Grup Sendiri Jaya di Desa Jambesari, Kecamatan Jambesari Darus Sholah memperoleh 1.140 ekor ayam petelur produktif. Dengan demikian, total Sokongan yang disalurkan pada tahap awal mencapai 1.487 ekor.
Menurut Hendrik, jumlah Sokongan yang diterima setiap Grup disesuaikan dengan hasil Pembuktian lapangan agar seluruh ternak dapat dipelihara secara optimal dan memberikan hasil produksi yang maksimal.
Demi menjaga akuntabilitas program, proses distribusi dilakukan di Rendah pengawasan Kejaksaan Negeri Bondowoso Berbarengan unsur Tiga Pilar desa. Pengawasan meliputi pemeriksaan kesehatan ayam, Pembuktian jumlah ternak, hingga proses serah terima kepada Grup penerima Sokongan.
Selain aparat kejaksaan, kegiatan tersebut juga dihadiri kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas yang ikut memastikan penyaluran berlangsung transparan, Benar sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hendrik menegaskan bahwa sinergi lintas instansi menjadi bagian Krusial dalam menjamin setiap Sokongan pemerintah Benar-Benar diterima oleh Grup yang berhak serta dimanfaatkan Demi meningkatkan produktivitas usaha peternakan.
Disnakkan berharap Sokongan ayam petelur ini Pandai menjadi modal usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat desa. Selain meningkatkan pendapatan peternak, program tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pasokan telur di Bondowoso, mendorong lahirnya sentra-sentra peternakan rakyat, serta memperkokoh ketahanan pangan berbasis agribisnis di daerah.
