Surabaya (Liputanindo.id) – Member Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso meninjau langsung rumah penerima manfaat Program Donasi Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di kawasan Endrosono, Wonokusumo, Semampir, Surabaya, Senin (18/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, dia memastikan program perbaikan rumah Kaum mulai berjalan sesuai Sasaran pemerintah pusat.
“Hari ini kami Berbarengan perwakilan Kementerian PKP, pendamping, pengawas, dan tokoh masyarakat Menonton langsung kondisi rumah penerima manfaat program BSPS yang diinisiasi Bapak Presiden,” kata Cahyo Harjo.
Cahyo mengatakan Kota Surabaya mendapatkan Sekeliling 1.250 unit rumah penerima manfaat BSPS pada tahun ini. Dia menyebut sejumlah rumah bahkan sudah memasuki tahap penurunan material dan persiapan pembangunan.
“Asa dari Bapak Menteri, seluruh penerima manfaat di Surabaya sudah harus terealisasi paling Pelan 18 Agustus,” ujar Ketua DPC Gerindra Surabaya ini.
Cahyo mengatakan program BSPS menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan hunian layak, Terjamin, dan sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dia menyebut kondisi tempat tinggal Mempunyai pengaruh besar terhadap ketahanan keluarga dan produktivitas masyarakat.
“Tempat tinggal yang nyaman dan Terjamin adalah salah satu pondasi Primer Kepada meningkatkan ketangguhan dan ketahanan keluarga,” katanya.
Dia menjelaskan sebagian besar rumah penerima manfaat Lagi Mempunyai persoalan mendasar pada struktur bangunan. Bahkan, beberapa rumah belum Mempunyai pondasi layak, sirkulasi udara Enggak baik, hingga kondisi dapur dan Ruangan mandi yang membahayakan penghuni.
“Mayoritas yang kami lihat pondasinya belum layak. Kemudian atap terlalu rendah sehingga lembab dan berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan keluarga,” ucap dia.
Selain itu, kondisi MCK dan dapur juga menjadi perhatian dalam program BSPS di Surabaya. Cahyo menyebut banyak dapur Kaum berada di ruang tertutup tanpa Sirkulasi Udara memadai sehingga berisiko terhadap keselamatan penghuni rumah.
“Kadang dapurnya berada di posisi yang sangat berbahaya karena Enggak Eksis sirkulasi udara dan dikelilingi material yang mudah terbakar,” katanya.
Dia berharap seluruh proses pembangunan berjalan Pas waktu agar masyarakat segera mendapatkan hunian yang lebih layak. Dia menyebut oemerintah pusat juga berencana menambah jumlah penerima manfaat BSPS pada tahun depan.
“Insya Allah tahun depan jumlah penerima manfaat dan kualitas programnya akan kembali ditingkatkan,” kata dia.
Sementara itu, Supiati (68), Kaum Endrosono, Semampir, berharap rumahnya dapat menerima Donasi BSPS, terutama Kepada memperbaiki bagian dapur yang dinilai belum Mempunyai sirkulasi udara memadai. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas program Donasi perumahan tersebut.
“Terima kasih kepada Presiden Prabowo atas program BSPS ini. Saya berharap dapur rumah saya Bisa diperbaiki karena Tiba sekarang belum Eksis sirkulasi yang memadai,” kata Supiati. [asg/but]
