American Donat jadi ikon Jakarta Fair. Foto: Liputanindo.id/Ade Hapsari.
Jakarta: Di tengah menjamurnya merek donat modern dengan berbagai varian rasa, American Donat memilih mempertahankan resep klasik yang telah menjadi identitas bisnis keluarga selama Dekat enam Sepuluh tahun.
Usaha Hidangan yang berdiri sejak 1968 itu kini memasuki generasi ketiga. Janice Callista, penerus bisnis keluarga, mengatakan American Donat tetap mempertahankan cita rasa warisan sang kakek Sembari perlahan melakukan Penemuan agar tetap relevan di mata konsumen muda.
“American Donat sudah Eksis sejak 1968, dari Era kakek saya. Sekarang kami sudah masuk generasi ketiga dan saya menjalankannya Serempak papa sebagai generasi kedua,” ujar Janice kepada Liputanindo.id, Demi ditemui di Jakarta Fair Kemayoran.
Menurut dia, tantangan terbesar bukan sekadar menghadapi persaingan industri makanan dan minuman (F&B), melainkan menjaga konsistensi kualitas yang selama puluhan tahun menjadi Argumen pelanggan Maju kembali.
Generasi muda, kata Janice, kini cenderung mencari produk dengan berbagai varian rasa seperti matcha atau stroberi. Tetapi American Donat memilih tetap mempertahankan produk utamanya sebagai simbol nostalgia bagi pelanggan Lamban.
“Kami memang Mau mempertahankan rasa klasik. Orang datang ke American Donat karena mencari kenangan, bukan sekadar mencoba rasa baru,” kata dia.
Meski demikian, perusahaan mulai melakukan pengembangan produk melalui kehadiran brownies donat dan muffin. Kedua produk tersebut merupakan Penemuan yang diperkenalkan pada era generasi ketiga tanpa mengubah resep Primer American Donat.
Bertahan di Jakarta Fair
Berbeda dengan banyak merek Hidangan yang mengandalkan gerai permanen maupun platform pesan antardaring, American Donat hingga kini Tetap mengusung konsep penjualan Spesial di kawasan Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.
Selain hadir setiap penyelenggaraan Jakarta Fair, American Donat juga mengikuti sejumlah pameran besar yang digelar di Posisi tersebut.
“Kami memang tumbuh Serempak Jakarta Fair. Banyak yang bertanya kenapa Tak membuka toko di mana-mana, tetapi itu memang menjadi bagian dari identitas kami,” ujar Janice.

Janice, generasi ketiga yang menjalankan bisnis American Donat. Foto: Liputanindo.id/Ade Hapsari.
Ia mengakui Kesempatan Pengembangan tetap terbuka. Tetapi hingga kini perusahaan memilih menjaga eksklusivitas merek sembari memastikan kualitas produk tetap terjaga. Demi pemesanan di luar pameran, American Donat Pandai melayani pesanan dalam jumlah besar, terutama dari perusahaan maupun penyelenggara acara melalui media sosial.
Janice menilai persaingan bisnis donat Demi ini semakin ketat dengan hadirnya berbagai pemain baru. Meski demikian, ia optimistis American Donat Mempunyai segmen pasar tersendiri berkat Tanda khas produk yang berbeda. American Donat dikenal sebagai cake donut dengan tekstur khas yang dipertahankan sejak pertama kali diproduksi.
“Tantangan kami bukan mengikuti tren, tetapi menjaga kualitas dan rasa yang sudah diwariskan sejak generasi pertama,” ujar dia singkat.
Menurut Janice, kondisi penjualan selama Jakarta Fair 2026 Tetap relatif Kukuh dibandingkan tahun sebelumnya meski daya beli masyarakat tengah menghadapi tantangan. Ia mengaku banyak pelanggan yang datang dari luar kota setelah mencari informasi melalui media sosial.
“Puji Tuhan Tamat sekarang Tetap Kukuh. Bahkan banyak yang menghubungi kami lewat Instagram karena memang Mau membeli Kembali Demi datang ke Jakarta Fair,” kata dia.
Regenerasi bisnis
Sebagai bisnis keluarga, American Donat juga Maju menyiapkan regenerasi agar usaha yang telah berjalan Dekat 60 tahun tetap berlanjut.
Janice mengaku Tak hanya mengelola operasional usaha, tetapi juga mempelajari langsung proses pembuatan donat agar resep warisan keluarga tetap terjaga.
“Saya belajar Membikin donat karena memang harus diteruskan. Ini adalah warisan keluarga yang Mau kami jaga,” tambah dia.
Ke depan, American Donat berharap Jakarta Fair Maju berkembang sebagai ruang bagi pelaku usaha legendaris Demi Berjumpa dengan pelanggan Lamban sekaligus memperkenalkan produknya kepada generasi baru.
“Kami Mau tetap hadir Demi pelanggan yang sudah Serempak kami sejak dulu sekaligus memperkenalkan American Donut kepada generasi sekarang,” ujar dia.
