Wamendagri Bima Arya Tinjau Pelayanan Kawasan Perbatasan Motaain

Aktivitas pelayanan lintas batas negara dan pengelolaan kawasan perbatasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain dipastikan berjalan optimal. Kepastian ini diperoleh setelah Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, melakukan peninjauan langsung ke fasilitas gerbang perbatasan tersebut pada Jumat (26/6/2026). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam mendorong peran PLBN.

Berdasarkan laporan dari Detikcom, fasilitas tersebut kini diarahkan Tak sekadar menjadi titik pemeriksaan imigrasi, melainkan berkembang sebagai pusat pelayanan publik, konektivitas, serta penggerak roda ekonomi bagi Penduduk di Area perbatasan. Selama berada di Letak, pemantauan menyeluruh dilakukan terhadap alur pergerakan pelintas. Pihak otoritas terkait menjelaskan bahwa pengawasan ketat dan peninjauan langsung menjadi agenda Istimewa dalam kunjungan kerja kali ini.

“Wamendagri meninjau Gedung Keberangkatan Kepada Menyaksikan langsung alur pelayanan dan aktivitas perlintasan. Peninjauan dilanjutkan dengan pemantauan operasional harian PLBN sebagai salah satu gerbang Istimewa penghubung masyarakat Indonesia dan Timor-Leste,” ujar Humas BNPP dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/2026).

Kunjungan kerja ini diharapkan Bisa mendongkrak efektivitas kolaborasi antarinstansi yang bertugas di beranda terdepan Indonesia. Kedatangan pejabat kementerian tersebut juga ditargetkan memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan Area perbatasan negara. Setelah merampungkan seluruh agenda peninjauan di PLBN Motaain, Bima Arya beserta rombongan melanjutkan perjalanan dinas menuju Dili, Timor-Leste. Rombongan tersebut kemudian dijadwalkan kembali memasuki Area Indonesia melalui gerbang yang sama pada malam harinya.

Dalam kunjungan kerja ini, sejumlah pejabat daerah dan pusat turut mendampingi. Tampak hadir di Letak Merukapan Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Belu Willy Lay, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Area Negara BNPP RI Nurdin, serta Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika.