Mojokerto (Liputanindo.id) – PS Mojokerto Putra (PSMP) harus menelan kekalahan telak Begitu menghadapi Persinga Ngawi dalam babak 8 besar Perserikatan 4 Piala Gubernur Jawa Timur. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion R Soedarsono, Kabupaten Pasuruan, PSMP takluk dengan skor 0-4.
Instruktur PSMP, Denny Rumba mengakui anak asuhnya Tak Bisa menjalankan skema permainan yang telah disiapkan tim Instruktur. Kondisi tersebut diperparah dengan absennya sejumlah pemain inti sehingga memengaruhi performa tim di lapangan.
“Pemain Tak Bisa menjalankan skema yang kami inginkan. Pemain pelapis kualitasnya Tetap cukup jauh dari pemain inti, sementara di pertandingan tadi Dekat Seluruh lini Tak Bisa diperkuat pemain inti,” ungkapnya, Kamis (5/2/2026).


Menurutnya, kondisi tersebut juga terjadi pada laga sebelumnya. Selain itu, kualitas Rival dinilai lebih unggul sehingga PSMP kesulitan mengembangkan permainan. Kelelahan dalam perjalanan Mojokerto-Pasuruan juga menjadi salah satu Elemen yang memengaruhi penampilan tim.
“Iya, sama seperti laga sebelumnya, pemain inti belum Bisa dimainkan. Ditambah Rival memang lebih bagus secara kualitas. Perjalanan Mojokerto-Pasuruan juga menjadi Elemen pemain kelelahan. Laga selanjutnya, kita juga belum Bisa menurunkan Seluruh pemain inti,” ujarnya.
PSMP Tetap Mempunyai satu pertandingan tersisa melawan Pasuruan United yang dijadwalkan berlangsung, Sabtu (7/2/2026). Tetapi, Denny memastikan belum Seluruh pemain inti dapat diturunkan. Ia menyebut pemain Vikrian harus absen selama tiga pertandingan, sementara Didit Tetap mengalami cedera.
“Kesempatan Demi melangkah ke fase selanjutnya Tetap terbuka Kalau Bisa meraih kemenangan dalam laga penentuan, Sabtu besok. Kesempatan Tetap Terdapat Kalau menang,” tegasnya.
Sementara itu, pada pertandingan lainnya, Pasuruan United berhasil mengalahkan Persibo Batu dengan skor 1-0. Hasil tersebut Membangun Persinga Ngawi memimpin klasemen sementara, disusul Pasuruan United, Persibo Batu, dan PSMP berada di posisi terbawah. [tin/but]
