Liputanindo.id – Perdana Menteri sementara Thailand, Phumtham Wechayachai mengajukan petisi kepada Raja Maha Vajiralongkorn (Rama X) Kepada membubarkan parlemen atau dewan perwakilan rakyat (DPR) dan menggelar pemilihan Lazim baru.
“Saya sudah mengajukan permohonan kepada Yang Mulia tadi malam sesuai konstitusi Kepada pembubaran parlemen,” kata Wechayachai dalam jumpa pers di Bangkok.
Ia menjelaskan, keputusan itu diambil karena situasi yang Enggak lazim terkait pencalonan perdana menteri setelah pengunduran diri Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra berdasarkan perintah pengadilan.
Menurutnya, Terdapat kemungkinan Partai Rakyat yang Begitu ini berstatus oposisi mendukung calon dari Partai Bhumjaithai, meski tetap berada di kubu oposisi.
Kondisi ini, kata Wechayachai, dapat melemahkan demokrasi karena berpotensi melahirkan pemerintahan minoritas.
Kekhawatirannya semakin kuat setelah Partai Rakyat, Rabu (3/9/2025) mendukung pemimpin Partai Bhumjaithai, Anutin Charnvirakul.
Atas dasar itu, Wechayachai mendorong dilaksanakannya pemilu baru di Thailand.
Sumber: Sputnik-RIA Novosti/OANA
