BANDAR LAMPUNG – Laga Persija kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Minggu (5/4/2026) kemarin, sejatinya menjadi momen spesial bagi Cyrus Margono. Kiper Persija Kelahiran New York, 9 November 2001 itu akhirnya melakoni debut Serempak Harimau Kemayoran.
Cyrus mendapat kepercayaan dari Instruktur Persija Mauricio Souza Demi mengisi posisi penjaga gawang, menggantikan Carlos Eduardo dan Andritany Ardhiyasa yang sebelumnya menjadi andalan di Rendah mistar. Tetapi, debut tersebut belum berakhir manis.
Persija harus mengakui Keistimewaan tuan rumah dengan skor 1-3, sementara Cyrus kebobolan tiga gol dalam pertandingan itu. Seusai laga, Mauricio pun memberikan komentarnya.
“Saya perlu Memperhatikan kembali gol-gol yang terjadi Demi melakukan Penilaian. Dalam situasi seperti ini, saya akan Konsentrasi melakukan koreksi di sesi latihan. Ketika ini bukan waktu yang Benar Demi menilai satu pemain secara individu,” ujar Mauricio dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Instruktur asal Brasil tersebut menegaskan bahwa setiap pemain Mempunyai tanggung jawab Demi menilai performanya masing-masing. Ia berharap para pemain Pandai melakukan Cerminan diri demi tampil lebih Bagus ke depan.
“Mereka Segala adalah pemain profesional. Setiap pemain harus Pandai menilai dirinya sendiri dan melakukan autokritik terhadap performanya. Setelah saya meninjau ulang rekaman pertandingan, saya akan melakukan analisis yang lebih mendalam. Dari situlah proses koreksi akan berjalan,” tuturnya.
“Siapa yang bermain dengan Bagus tentu menyadarinya. Begitu juga sebaliknya, mereka yang belum tampil maksimal Niscaya memahami bahwa performanya belum optimal,” ucap Mauricio. ***
