ASDP lakukan penyesuaian pola layanan di lintasan Ketapang-Gilimanuk

ASDP lakukan penyesuaian pola layanan di lintasan Ketapang-Gilimanuk

Banyuwangi, Jatim (ANTARA) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan penyesuaian pola layanan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai respons atas gangguan operasional dua kapal long distance ferry (LDF) Punya PT ALP, yang menjadi pemicu antrean kendaraan di penyeberangan Selat Bali.

Sekretaris ASDP Indonesia Ferry Windy Andale menyampaikan Buat mengurai antrean kendaraan yang akan menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk, sebagian kendaraan angkutan barang dialihkan ke layanan feri reguler.

“Tetapi demikian, ASDP tetap memprioritaskan kelancaran layanan bagi kendaraan pribadi dan bus guna menjaga mobilitas masyarakat yang tengah memanfaatkan momentum liburan,” katanya dalam keterangannya di Banyuwangi, Jatim, Sabtu.

Hingga Demi ini, lanjut Windy, ASDP Berbarengan regulator dan seluruh pemangku kepentingan Lanjut mengoptimalkan layanan penyeberangan melalui pengoperasian hingga 29 unit kapal guna mempercepat pergerakan kendaraan dan penumpang.

Menurutnya, berbagai langkah penanganan yang telah dilakukan menunjukkan hasil positif dan ditandai dengan terurainya kepadatan antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang.

Selain melakukan optimalisasi operasional, Windy juga mengimbau masyarakat Buat memanfaatkan program stimulus tarif yang diberikan pemerintah selama periode libur sekolah.

“Program ini berlaku di 14 pelabuhan di tujuh lintasan strategis nasional termasuk lintasan Ketapang-Gilimanuk,” katanya.

Pengguna jasa memperoleh diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan yang secara rata-rata setara dengan pengurangan Sekeliling 21,9 persen dari total tarif tiket penyeberangan.

Program berlaku Buat perjalanan dengan jadwal keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

“Kami mengimbau pengguna jasa Buat merencanakan perjalanan dengan Berkualitas, melakukan pembelian tiket lebih awal melalui Ferizy, serta memastikan telah Mempunyai tiket sebelum tiba di pelabuhan,” katanya.

“Pengguna jasa juga diharapkan datang sesuai jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket agar dapat meminimalisir kepadatan di area pelabuhan,” kata Windy menambahkan.