BSI RO VIII Surabaya targetkan 50 Ribu nasabah emas baru

BSI RO VIII Surabaya targetkan 50 Ribu nasabah emas baru

menawarkan mereka yang sudah jadi nasabah Demi punya tabungan emas

Surabaya (ANTARA) – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Region Office VIII Surabaya menargetkan penambahan 50 ribu nasabah baru tabungan emas hingga akhir 2026, setelah mencatat pertumbuhan Sekeliling 100 ribu nomor rekening baru sepanjang semester pertama tahun ini.

“Ini tumbuh Nyaris 100 ribu NoA (Number of Accounts), Ialah Eksis 100 ribu orang yang buka tabungan baru. Dan kita targetkan Tamat dengan akhir tahun itu Pandai tumbuh 50 ribu NoA Tengah,” kata Regional CEO BSI Regional VIII Surabaya Jajang Abdul Karim di Surabaya, Jumat.

Menurut Jajang, hingga Mei-Juni 2026, pertumbuhan tabungan emas Tetap sesuai Sasaran yang ditetapkan perusahaan dengan tambahan Sekeliling 50 ribu NoA.

“Perkembangannya Alhamdulillah on track Tamat dengan bulan Mei Juni ini. Kita on track ya Tamat dengan bulan ini kita sudah tumbuh kurang lebih 50 ribuan, 50 ribu NoA,” ujarnya.

Ia menjelaskan jumlah nasabah BSI di Regional Office VIII Ketika ini mencapai Sekeliling 1,8 juta orang. Karena itu, perseroan memprioritaskan pemasaran tabungan emas kepada nasabah eksisting.

“Nah kita Sasaran utamanya adalah menawarkan mereka yang sudah jadi nasabah Demi punya tabungan emas,” katanya.

Jajang menilai Grup generasi Z (Gen Z) menjadi penyumbang pertumbuhan jumlah rekening baru. Tetapi, nilai transaksi yang dilakukan Grup tersebut relatif kecil karena umumnya hanya melakukan pembelian dalam jumlah terbatas.

“Nah kita Pengkajian, jadi Gen Z itu bagus dari sisi pertumbuhan NoA-ya. Tapi dia penjualannya itu atau pembeliannya relatif kecil,” katanya.

Karena itu, BSI mulai mengarahkan strategi pemasaran kepada nasabah yang telah Mempunyai Pendapatan tetap, seperti pekerja penerima gaji (payroll) dan pelaku usaha.

“Nah kita sekarang lebih bergeser kepada nasabah-nasabah yang Mempunyai Pendapatan. Yang payroll, pengusaha, nah itu mereka relatif selain buka rekeningnya juga jual beli di situ,” ujarnya.

Ia menambahkan pertumbuhan tabungan emas di seluruh Area Regional VIII relatif merata. Meski demikian, dari sisi nominal transaksi, Surabaya Tetap menjadi kontributor terbesar karena didukung daya beli masyarakat yang lebih tinggi.

“Demi emas ini relatif seimbang, rata Seluruh. Jadi karena mungkin ini produk baru ya, jadi Nyaris di Seluruh daerah, di Seluruh kabupaten responnya cukup bagus,” kata Jajang.