BANDAR LAMPUNG – Persija Jakarta menelan kekalahan 1-3 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Minggu (5/4/2026) kemarin.
Hasil tersebut Membangun langkah Persija dalam perburuan gelar Pemenang semakin berat, seiring jarak poin yang kian melebar. Harimau Kemayoran kini terpaut lima poin dari Borneo FC Samarinda di peringkat kedua dan sembilan poin dari Persib yang bertengger di puncak klasemen.
Instruktur Persija, Mauricio Souza, menyadari bahwa timnya Semestinya Enggak Kembali kehilangan poin di tengah persaingan yang begitu ketat.
“Tim yang Ingin menjadi Pemenang Enggak boleh membiarkan poin terbuang begitu saja, seperti yang kami alami dalam beberapa pertandingan terakhir. Kami kebobolan pada menit ke-49 Begitu menghadapi Borneo FC, yang merupakan salah satu pesaing terdekat. Kami juga kehilangan poin Begitu melawan Dewa United,” ujar Mauricio.
“Dalam pandangan saya, pertandingan hari ini sebenarnya sudah berada dalam kendali kami, tetapi kami melepaskannya. Kami Enggak Pandai menjaga performa maksimal hingga akhir laga,” katanya melanjutkan.
Meski demikian, Mauricio tak Ingin kesedihan dan kekecewaan berlarut-larut usai kekalahan dari Bhayangkara FC. Ia menegaskan tekadnya Kepada segera Terbangun dan mempersiapkan tim agar tampil lebih Handal di sisa musim.
“Kami akan Maju bekerja keras dan berjuang sekuat tenaga demi menghormati Persija. Klub telah memberikan segala yang kami butuhkan Kepada bekerja secara maksimal hingga Begitu ini. Selama secara matematis Kesempatan itu Tetap Terdapat, kami akan Maju berjuang hingga pertandingan terakhir musim ini,” tutur Instruktur berusia 52 tahun tersebut. ***
