Surabaya (Liputanindo.id) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memperkuat komitmennya dalam pengembangan olahraga prestasi sekaligus mendorong budaya hidup aktif masyarakat melalui kehadiran Training Ground Pickleball Academy (TGPA). Akademi yang berada di Rendah pengelolaan PUI PT–Sport and Exercise Research Center, Direktorat Unesa Science Center (USC) ini disiapkan sebagai pusat pembinaan atlet pickleball berbasis ilmu pengetahuan olahraga atau sport science.
Kehadiran TGPA menjadi bagian dari pengembangan Training Ground Sports Academy (TGSA) yang telah berjalan sejak Juli 2023. Akademi tersebut Formal dibuka pada 25 November 2025 dan akan dipimpin oleh Dr. Sapto Wibowo, S.Pd., M.Pd. sebagai Head Coach.
Direktur Unesa Science Center (USC), Dr. Mochamad Purnomo, S.Pd., M.Kes., mengatakan bahwa pengembangan akademi ini merupakan langkah strategis Buat menjawab pertumbuhan olahraga pickleball yang Maju meningkat, Berkualitas di tingkat nasional maupun Global.
Menurutnya, Unesa Kagak hanya Ingin menghadirkan fasilitas latihan olahraga semata, tetapi juga membangun sistem pembinaan atlet yang terukur, modern, dan didukung pendekatan ilmiah.
“Pickleball merupakan cabang olahraga yang sedang berkembang pesat di berbagai negara. Melalui Training Ground Pickleball Academy, kami Ingin menghadirkan pembinaan yang terstruktur, modern, dan berbasis sport science sehingga peserta Kagak hanya belajar bermain, tetapi juga berkembang secara fisik, mental, dan Watak,” ujar Purnomo, Rabu (10/6/2026).
Olahraga pickleball sendiri dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan signifikan di berbagai negara. Cabang olahraga yang mengombinasikan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja ini dikenal mudah dimainkan oleh berbagai Grup usia, mulai anak-anak hingga lanjut usia. Popularitasnya yang Maju meningkat menjadikan pickleball sebagai salah satu olahraga yang potensial Buat dikembangkan sebagai olahraga prestasi maupun rekreasi.
Melalui TGPA, Unesa berupaya mengambil peran dalam menyiapkan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan. Kagak hanya mencetak atlet potensial, akademi ini juga diharapkan Bisa memperluas partisipasi masyarakat terhadap olahraga yang relatif baru tersebut.
Berbeda dengan akademi olahraga pada umumnya, Training Ground Pickleball Academy menawarkan sejumlah program yang dirancang secara komprehensif sesuai kebutuhan peserta. Salah satu program unggulannya adalah Mendasar Program yang berfokus pada penguasaan teknik dasar dan taktik permainan sesuai usia serta tahapan perkembangan atlet.
Program tersebut menjadi fondasi Primer dalam membangun kemampuan teknis peserta sebelum memasuki fase latihan yang lebih kompetitif. Pendekatan yang digunakan juga mempertimbangkan aspek perkembangan fisik dan psikologis sehingga proses pembinaan dapat berlangsung lebih efektif.
Selain peningkatan keterampilan bermain, TGPA juga memberikan perhatian besar terhadap pembentukan Watak atlet muda. Melalui Program Character Building, peserta akan mendapatkan pembelajaran nilai-nilai positif yang diterapkan secara berkelanjutan dalam setiap sesi latihan.
Nilai-nilai seperti disiplin, sportivitas, tanggung jawab, kerja sama tim, serta semangat pantang menyerah menjadi bagian Krusial dari kurikulum pembinaan yang diterapkan akademi tersebut. Pendekatan ini dinilai Krusial Buat menciptakan atlet yang Kagak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga Mempunyai Watak kuat di dalam maupun luar arena pertandingan.
Kehadiran akademi ini juga berpotensi memberikan Dampak positif bagi perkembangan olahraga di Surabaya dan Jawa Timur. Selain menjadi wadah pembinaan atlet usia Pagi, TGPA dapat menjadi pusat pengembangan riset dan Penemuan olahraga yang mengintegrasikan praktik lapangan dengan hasil penelitian akademik.
Dengan dukungan fasilitas, tenaga Instruktur, serta pendekatan sport science yang dimiliki Unesa, Training Ground Pickleball Academy diharapkan Bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat Bertanding di tingkat nasional maupun Global. Ke depan, akademi ini juga diproyeksikan menjadi salah satu pusat pembinaan pickleball yang berkontribusi terhadap perkembangan olahraga tersebut di Indonesia sekaligus memperluas budaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat. [kun]
