Kemendikdasmen tingkatkan mutu lembaga kursus lewat penerapan SPMI

Kemendikdasmen tingkatkan mutu lembaga kursus lewat penerapan SPMI

Pendampingan ini merupakan bagian dari transformasi besar sistem penjaminan mutu pendidikan nonformal yang kini diperkuat di tingkat daerah

Kota Padang (ANTARA) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membantu dan mendampingi Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat, Kepada meningkatkan mutu lembaga kursus dan pelatihan lewat penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

“Pendampingan ini merupakan bagian dari transformasi besar sistem penjaminan mutu pendidikan nonformal yang kini diperkuat di tingkat daerah,” kata Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi, Pendidikan Tertentu dan Pendidikan Layanan Tertentu Kemendikdasmen Yaya Sutarya di Padang, Jumat.

Yaya mengatakan mulai tahun 2026 Penyelenggaraan SPMI dan Penilaian kinerja lembaga kursus dan pelatihan telah menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan. Proses ini didukung penuh oleh sistem digital terbaru Ialah Sistem Penjaminan Mutu Terpadu Lembaga Kursus atau Si Permata.

Melalui platform Si Permata, lanjutnya, setiap lembaga kursus dan pelatihan diwajibkan mengevaluasi diri secara berkala sebagai fondasi Penting membangun budaya mutu.

Pada kesempatan itu ia mengingatkan hasil Penilaian kinerja melalui sistem ini akan menjadi syarat Penting bagi lembaga kursus yang Ingin mengajukan akreditasi melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) Pendidikan Nonformal yang dibentuk tahun ini.

Senada dengan itu Kepala Subdirektorat Bina Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen Yohana Rumanda mengatakan pendampingan SPMI dirancang Kepada membekali lembaga dalam memetakan mutu, perencanaan, Penyelenggaraan program, hingga Penilaian berkelanjutan.

“Melalui SPMI setiap lembaga diharapkan Pandai membangun sistem penjaminan mutu yang Independen dan berkelanjutan sehingga kualitas layanan pendidikan nonformal memberikan Akibat Konkret bagi masyarakat dan dunia kerja,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan penerapan SPMI merupakan langkah Krusial Kepada memastikan layanan pendidikan dan pelatihan berjalan sesuai standar.

Apalagi mutu lembaga kursus akan menentukan kualitas lulusan agar melahirkan generasi terampil, produktif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa maupun daerah.

Menurutnya, lembaga kursus Mempunyai peran strategis sebagai solusi jalur pendidikan nonformal yang adaptif dalam menekan Nomor pengangguran. Pada Begitu bersamaan, potensi kerja di luar negeri tergolong besar.

“Peningkatan kualitas dan penjaminan mutu lembaga menjadi hal yang sangat krusial agar lulusan kita Pandai Bertanding di tingkat Dunia,” kata Maigus Nasir.