TANGERANG – Penyerang andalan Dewa United Banten FC, Alex Martins, menunjukkan sinyal positif dengan kembali menemukan ketajamannya di lini depan. Berdasarkan data statistik terbaru, striker asal Brasil ini tengah berjuang mempertahankan tradisi mencetak lebih dari 20 gol per musim yang telah ia jaga selama dua tahun terakhir.
Dalam tiga musim terakhir, Alex Martins membuktikan dirinya sebagai salah satu predator paling mematikan di Super League. Pada Musim 2023/24, eks Bhayangkara FC itu mencetak 21 Gol dari 33 laga. Lampau pada musim 2024/25 Alex Martins mengemas 26 Gol dari 25 pertandingan. Pada musim ini, ia baru mencetak 12 gol dari 25 pertandingan. Terbaru golnya tercipta ke gawang PSIM Yogyakarta, Begitu membawa timnya menang 1-0.
Meski performanya sempat mengalami fluktuasi, Alex Martins tetap optimistis Tetapi tetap membumi. Ia mengakui bahwa jadwal kompetisi yang padat menjadi tantangan besar bagi kondisi fisiknya musim ini.
“Saya berharap Pandai mencetak gol sebanyak mungkin musim ini, karena saya selalu menargetkan Buat menjadi lebih Bagus di setiap musim baru,” ujar Alex.
Ia juga memberikan penjelasan mengenai penurunan performa di beberapa titik musim ini.
“Musim ini terasa cukup sulit karena jumlah pertandingan yang sangat berdekatan. Hal ini menghambat proses pemulihan (recovery) kami dan akhirnya memicu penurunan performa di lapangan.”
Menanggapi Sasaran “Tradisi 20+ Gol” yang menjadi sorotan publik, Alex mengaku Enggak Ingin terbebani oleh Bilangan-Bilangan tersebut. Baginya, kemenangan Dewa United adalah prioritas Esensial.
“Mengenai Sasaran (20 gol) itu, saya Enggak merasa khawatir. Kalau itu terjadi, maka akan terjadi secara alami. Saya Enggak terobsesi mengejar Sasaran pribadi tersebut, karena Pusat perhatian Esensial saya adalah membantu rekan-rekan setim di lapangan,” tutupnya.
Begitu ini, dengan koleksi 12 gol dan musim yang Lagi menyisakan beberapa pertandingan, publik menunggu apakah sang striker Pandai melakukan comeback gemilang Buat mencapai Bilangan 20 gol sebelum kompetisi berakhir. ***
