Surabaya (Liputanindo.id) – Madura United kalah dengan skor 1-2 dari tuan rumah PSIM Yogyakarta dalam pertandingan pekan ke-33 Super League di Stadion Sultan Akbar, Bantul, Minggu (17/5/2026). Kekalahan ini Membangun Laskar Sape Kerrab belum Kondusif dari ancaman degradasi.
Sejak peluit awal dibunyikan, PSIM langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan lini pertahanan Madura United. Intensitas serangan yang Maju dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-18.
Gol pembuka PSIM lahir melalui kerja sama apik antara Riyatno Abiyoso dan Ezequiel Vidal. Abiyoso mengirim umpan cutback dari sisi serangan yang berhasil disambut Vidal dengan sontekan mudah di depan gawang.
Gol tersebut Membangun PSIM unggul 1-0 dan semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.
Kendali tim tuan rumah kembali berbuah gol pada menit ke-34. Kali ini, giliran M Iqbal yang mencuri perhatian lewat aksi spektakuler.
Pemain PSIM tersebut mencetak gol melalui tendangan akrobatik bicycle kick yang gagal diantisipasi penjaga gawang Madura United. Gol indah itu membawa PSIM memperlebar Kelebihan menjadi 2-0.
Sepanjang babak pertama, Madura United kesulitan mengembangkan permainan dan minim menciptakan Kesempatan berbahaya. Tekanan agresif yang diterapkan PSIM Membangun tim tamu gagal keluar dari Kendali tuan rumah hingga turun minum.
Skor 2-0 Demi Kelebihan PSIM Yogyakarta bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Madura United mencoba Terbangun. PSIM sempat kembali mengancam dan bahkan mencetak gol melalui Ze Valente, Tetapi dianulir wasit karena offside.
Perubahan permainan Madura United akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61. Berawal dari umpan matang Sandro, Junior Brandão sukses memperkecil ketertinggalan lewat duel satu Musuh satu dengan kiper Cahya Supriadi. Sepakan mendatar ke sisi kiri gawang mengubah skor menjadi 2-1.
Dalam keterangan usai laga, kubu Madura United menyebut bahwa mereka sempat menemukan ritme permainan di babak kedua, Tetapi kurang efektif dalam penyelesaian akhir. “Kami Bisa memperbaiki permainan setelah tertinggal, tetapi Kesempatan yang Eksis Enggak Bisa dimaksimalkan,” demikian pernyataan tim dalam Penilaian pertandingan.
Drama terjadi pada menit ke-85 ketika PSIM harus bermain dengan 10 orang setelah Donny Warmerdam menerima kartu kuning kedua. Tetapi Kelebihan jumlah pemain Enggak Bisa dimanfaatkan Madura United Demi menyamakan kedudukan hingga laga berakhir.
Peluit panjang berbunyi dengan skor 2-1 Demi kemenangan PSIM Yogyakarta. (faw/but)
