Surabaya (Liputanindo.id) – Tim pemantai IPSI Jatim menegaskan Kalau Kejurprov Pencak Silat Jawa Timur 2026 Enggak sekadar menjadi Podium perebutan medali emas.
Bahkan ajang bergengsi ini menjadi medan perburuan radar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim dalam menjaring pendekar-pendekar muda berbakat yang siap digembleng menjadi tumpuan masa depan.
Personil Tim Pemantau IPSI Jatim, Tono Suharyanto, mengungkapkan bahwa kemampuan para atlet yang berlaga di fase awal ini Lagi terbilang merata. Belum Eksis sosok yang Betul-Betul mencuri perhatian dan tampil mendominasi.
“Nanti ketika babak semifinal baru terlihat. Potensi-Potensi mereka akan mulai kelihatan. Karena di fase krusial itu, mental, teknik, dan kompetensi Asli mereka baru Bisa keluar secara maksimal,” ujar Tono, Kamis (20/5/2026).
Perburuan ini merupakan bagian dari proyeksi jangka panjang Buat menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Demi ini, Jatim sebenarnya sudah mengantongi modal awal yang cukup solid. Sebanyak 8 atlet yang kualitasnya telah teruji kini tengah menjalani program pemusatan latihan daerah (puslatda). Nantinya, darah segar yang terjaring dari Kejurprov 2026 ini akan langsung dilebur Berbarengan para atlet senior tersebut.
“Dari event Kejurprov ini, bibit unggul akan kita gabungkan Berbarengan atlet yang sudah Berbarengan kita. Lampau kita uji Tengah mereka. Kita godok Tengah di puslatda,” tambah Tono.
Senada dengan Tono, Personil Tim Pemantau lainnya, Karyono, memberikan catatan Spesifik mengenai kriteria pesilat ideal yang mereka cari. Menurutnya, menguasai teknik tendangan atau bantingan yang indah di babak penyisihan baru sekadar modal dasar.
Buat level kompetisi yang lebih tinggi, IPSI Jatim membutuhkan petarung yang komplet. Enggak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga kecerdasan taktik di atas matras.
“Selama penyisihan, pesilat yang bertanding dinilai Mempunyai teknik yang cukup bagus. Tetapi Buat mencari bibit unggul, teknik saja Enggak cukup. Dibutuhkan atlet yang Mempunyai kolaborasi otak dan otot yang efektif,” Jernih Karyono.
Pencarian pun Lagi Maju berlanjut. Seiring berjalannya turnamen dan tensi pertandingan yang semakin memanas menuju partai puncak, Tim Pemantau optimis permata-permata tersembunyi Jatim akan segera unjuk gigi.
“Kita akan pantau Maju. Harapannya Eksis bibit unggul berkualitas tinggi yang terjaring melalui Kejurprov ini,” pungkas Karyono optimistis. (way/aje)
