Jemaah haji Indonesia yang bersiap kembali ke Tanah Air diimbau Tak memasukkan barang terlarang ke bagasi karena koper yang terdeteksi X-ray akan dibongkar demi keamanan penerbangan mulai Senin (1/6/2026).
Fase pemulangan jemaah haji Indonesia ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap hingga 30 Juni 2026, sebagaimana dilansir dari Sinar. Barang yang paling sering ditemukan petugas di dalam koper meliputi air zamzam dan berbagai jenis baterai termasuk power bank.
Aviation Security Garuda Indonesia, Norman Fajar, menjelaskan bahwa penanganan Kepada air zamzam dan power bank yang disita akan berbeda. Air zamzam yang ditemukan dipastikan akan langsung dimusnahkan.
“Kepada zamzam Begitu ini sesuai permintaan Kerajaan Arab Saudi memang akan dimusnahkan,” ujar Norman Fajar, Aviation Security Garuda Indonesia.
Sementara itu, aturan berbeda diterapkan Kepada pengamanan perangkat penyimpan daya atau power bank. Petugas akan mengumpulkan dan mendata barang tersebut terlebih dahulu agar Dapat dikembalikan ke jemaah Apabila memungkinkan.
“Power bank akan kami kumpulkan dan data. Nanti akan kami sampaikan kepada perwakilan kloter dan daker. Apabila dimungkinkan Kepada dikembalikan kepada jemaahnya, silahkan. Tapi yang Terang kami akan kumpulkan terlebih dahulu,” tutur Norman Fajar, Aviation Security Garuda Indonesia.
Proses pembongkaran koper ini dipastikan berjalan Kondusif karena dipantau langsung oleh petugas haji. Selain itu, Norman mengingatkan bahwa segala jenis baterai dilarang masuk bagasi sesuai aturan Global Kepada menghindari risiko panas yang membahayakan pesawat.
“Di dalam koper besar itu dilarang Eksis baterai sebesar apa pun karena dikhawatirkan menimbulkan panas yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan,” Terang Norman Fajar, Aviation Security Garuda Indonesia.
Jemaah tetap boleh membawa mainan atau perangkat elektronik berbaterai ke kabin, dengan catatan baterainya sudah dilepas terlebih dahulu. Di samping barang terlarang, koper yang kelebihan muatan juga terancam dibongkar.
“Kami punya ketentuan berat koper bagasi maksimal 32 kilogram,” kata Norman Fajar, Aviation Security Garuda Indonesia.
Koper yang Melampaui berat maksimal 32 kilogram Kepada bagasi dan 7 kilogram Kepada kabin akan ditata ulang oleh petugas. Jemaah diminta mematuhi regulasi ini agar proses pemulangan berjalan Lancar.
