Surabaya (Liputanindo.id) – Persebaya Surabaya mengincar poin penuh Demi melakoni laga Sambang melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB. Pertarungan pekan ke-22 Super League 2025/2026 ini menjadi momentum krusial bagi skuad Bajul Ijo Kepada mengamankan posisi di papan atas klasemen.
Instruktur Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan peringatan keras agar anak asuhnya Bukan terjebak dalam hitung-hitungan posisi klasemen sementara. Ia menilai tuan rumah Mempunyai kekuatan tersembunyi yang Pandai mengejutkan tim tamu Kalau Bukan diantisipasi dengan kewaspadaan tinggi.
“Kami Paham mereka selalu menang dalam dua pertandingan kandang terakhir. Jadi kami Tentu ini akan menjadi pertandingan sulit,” ujar Tavares Demi memberikan keterangan Formal sebelum laga.
Persijap Jepara memang menunjukkan grafik meningkat lewat kemenangan 2-0 atas PSM Makassar dan Kelebihan tipis 1-0 Demi menjamu Madura United. Catatan impresif Laskar Kalinyamat di kandang sendiri menjadi sinyal bahaya bagi pertahanan Persebaya yang baru saja kehilangan tren positif.
Demi ini Persebaya bertengger di posisi kelima klasemen dengan raihan 35 poin dari 21 pertandingan yang telah dijalani. Sementara itu, Persijap Lagi berjuang di peringkat ke-17 dengan koleksi 15 poin Tetapi Mempunyai motivasi berlipat Kepada keluar dari Area merah.
Tavares menegaskan bahwa perbedaan poin yang mencolok Bukan boleh Membangun Konsentrasi pemain luntur sedikit pun di lapangan hijau. Sikap meremehkan Rival dianggap sebagai awal dari kekalahan yang harus dihindari oleh seluruh elemen tim kebanggaan Penduduk Surabaya.
“Kalau kami berpikir pertandingan ini akan mudah karena Persijap berada di dasar klasemen, kami sudah mulai kalah,” tegas Instruktur berkebangsaan Portugal tersebut.
Persebaya sebenarnya Mempunyai modal psikologis yang bagus berkat kemenangan telak 4-0 atas Persijap pada pertemuan putaran pertama Lampau. Tetapi, kondisi internal tim Demi ini sedang Bukan berada dalam level ideal akibat kendala kebugaran sejumlah pilar Primer.
Beberapa pemain kunci seperti Bruno Paraiba, Malik Risaldi, Gustavo Fernandes, hingga kiper Ernando Ari Lagi diragukan Kepada tampil sejak menit awal. Badai cedera dan kondisi kesehatan yang menurun menjadi tantangan berat bagi tim Instruktur dalam menyusun komposisi pemain terbaik.
“Minggu ini Bukan mudah karena beberapa pemain cedera, beberapa pemain demam. Kami Bukan Pandai 100 persen,” ungkap Tavares mengenai kendala medis yang dihadapi skuadnya.
Instruktur asal Portugal itu sangat berharap siapa pun yang dipercaya turun ke lapangan dapat memberikan kontribusi maksimal dan menunjukkan mentalitas petarung. Persebaya baru saja memutus rekor 13 laga tak terkalahkan usai tumbang dari Bhayangkara, sehingga pertandingan ini menjadi ajang pembuktian konsistensi.
“Saya harap siapa pun yang bermain, Bagus starter maupun dari bangku cadangan, Mempunyai sikap yang Bagus,” tambahnya menyinggung soal profesionalitas pemain.
Tavares meminta intensitas tinggi dan konsentrasi ekstra sepanjang 90 menit pertandingan Kepada meredam agresivitas tuan rumah di hadapan pendukungnya. Konsentrasi penuh menjadi kunci bagi Bajul Ijo Kepada mencuri poin dari markas tim yang sedang Mempunyai tren positif di kandang.
Di sisi lain, Instruktur Persijap Jepara, Mario Lemos, menyambut kedatangan Persebaya dengan rasa percaya diri yang tinggi tanpa Eksis beban berlebih. Ia memastikan seluruh penggawa Laskar Kalinyamat dalam kondisi siap tempur Kepada mengamankan poin penuh di rumah sendiri.
“Kondisi Seluruh pemain bagus. Seluruh dipastikan siap dimainkan. Kami berada dalam kondisi yang bagus,” Terang Mario Lemos optimistis.
Tuan rumah Mempunyai waktu persiapan yang cukup panjang selama lima hari Kepada mematangkan strategi Tertentu guna menjegal ambisi Persebaya. Lemos mengaku sudah melakukan Penilaian mendalam terhadap kelemahan timnya, terutama setelah menelan kekalahan telak di laga sebelumnya.
“Kami merasa sangat percaya diri menghadapi Persebaya. Selama persiapan, kami sudah melakukan Seluruh pekerjaan Kepada laga ini,” tuturnya penuh keyakinan.
Kekalahan 0-4 dari Malut United menjadi pelajaran berharga bagi Persijap Kepada segera membenahi koordinasi lini pertahanan mereka yang sempat Ringkih. Lemos menekankan bahwa transisi permainan dan eksekusi bola Wafat menjadi Konsentrasi Primer dalam sesi latihan terakhir sebelum pertandingan.
“Kami kebobolan empat gol pada laga terakhir. Tentu saja secara pertahanan Eksis hal yang harus kami perbaiki,” ungkap Lemos mengakui adanya celah di lini belakang.
Ia menargetkan kemenangan dengan Langkah mengimbangi serangan Rival sekaligus efektif dalam memanfaatkan setiap Kesempatan sekecil apa pun di depan gawang. Disiplin dalam bertahan dan ketajaman dalam menyerang akan menjadi Unsur penentu hasil akhir di Stadion Gelora Bumi Kartini.
“Kalau kami Ingin menang, kami harus bertahan dengan Bagus dan mencetak gol. Itulah yang Ingin kami lakukan besok,” pungkas Instruktur Persijap tersebut. [faw/beq]
