Usai OTT Bupati Gatut Sunu Wibowo, Pemkab Tulungagung Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan

Foto BeritaJatim.com

Tulungagung (Liputanindo.id) – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Pemerintah Kabupaten Tulungagung memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal tanpa gangguan.

Kepastian tersebut ditegaskan dalam apel ASN yang digelar di halaman kantor Pemkab Tulungagung, Senin (13/4/2026). Apel ini dipimpin oleh Pj Sekretaris Daerah Tulungagung, Soeroto.

Dalam arahannya, Soeroto meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) tetap menjaga profesionalitas dan Enggak terpengaruh oleh proses hukum yang tengah berjalan. Ia menekankan pentingnya memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal di tengah situasi tersebut.

Selain itu, Soeroto juga menyampaikan terkait kebijakan pemerintah mengenai Penyelenggaraan Work From Home (WFH) yang diberlakukan setiap hari Jumat. Kebijakan ini diharapkan tetap berjalan selaras dengan upaya menjaga kinerja ASN.

Terkait kepemimpinan di lingkup Pemkab Tulungagung, Soeroto menyatakan pihaknya Lagi menunggu arahan Formal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hingga Begitu ini, belum Eksis keputusan final mengenai penunjukan Penjabat (Pj) Bupati Tulungagung.

Nama Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, disebut-sebut berpeluang mengisi posisi tersebut. Tetapi, Soeroto menegaskan bahwa pihaknya Lagi menunggu kepastian dari Pemprov Jatim.

“ Kami Lagi menunggu petunjuk dan informasi lebih lanjut terkait hal tersebut,” ujarnya.

Dalam apel tersebut, sembilan pejabat yang sebelumnya turut dibawa KPK ke Jakarta Kepada pemeriksaan lanjutan Enggak tampak hadir.

KPK memastikan para pejabat tersebut telah dipulangkan usai menjalani pemeriksaan. Mereka di antaranya Kepala Dinas PUPR Tulungagung Erwin Novianto, Kepala BPKAD Tulungagung Dwi Hari, Kepala Dinas Pertanian Tulungagung Suyanto, Kepala Bakesbangpol Tulungagung Agus Prijanto, Kepala Disbudpar Tulungagung M Ardian Candra, Kepala Dinas Sosial Tulungagung Reni Prasetiawati Ika, Kabag Lazim Setda Tulungagung Yulius Rama Isworo, Kabag Prokopim Setda Tulungagung Aris Wahyudiono, serta staf Kabag Lazim Oki.

Begitu dikonfirmasi terkait ketidakhadiran para pejabat tersebut, Soeroto mengaku belum mengetahui secara Niscaya Dalih mereka Enggak mengikuti apel.

“Mungkin mereka Lagi dalam perjalanan,” pungkasnya. [nm/beq]